Hobi Lari? Coba Trail Running! Lebih Menantang dan Efektif Mengurangi Stress

  • 24 Apr 2026 09:15 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Trail Running itu berbeda dari lari biasa. Trek yang dilalui sangat berbeda dan lebih menantang
  • Trail Running bermanfaat untuk melatih otot, sendi, stamina dan mampu mengurangi stress

RRI.CO.ID, Nunukan: Kesadaran akan pentingnya kesehatan kian meningkat. Salah satunya bisa dilihat dari tren lari yang semakin diminati masyarakat. Melansir dari laman National Geographic Indonesia, menurut laporan laman runnersworld.world dalam satu tahun terakhir lonjakan pencarian kata kunci trail running mencapai 54%.

Lantas, apa itu trail running? apa yang membedakannya dari lari biasa?

Trail Running Dilakukan Di Alam Terbuka

Trail run adalah jenis olahraga lari yang dilakukan di alam atau outdoor seperti hutan, bukit atau gunung. Sedangkan lari biasa, umumnya dilakukan pada trek lurus dan datar seperti trotoar, jalan raya atau trek lari. Oleh karena itu, trail running lebih menantang dibandingkan dengan lari biasa, karena memerlukan stamina, kebugaran, dan kekuatan otot yang optimal untuk bisa menyusuri jalur sulit penuh lumpur, bebatuan, dan jalur naik turun yang tidak rata.

Efek untuk Tubuh

Melansir dari National Geographic Indonesia, seorang pelatih lari bernama Tom Craggs dalam artikel runners world mengungkapkan bahwa Ketika seseorang melakukan trail running, berbagai otot dan sendi tubuh mereka didorong untuk bekerja lebih aktif dibandingkan lari biasa.

Campuran medan lari tanah padat, lumpur dan jalur menanjak serta variasi gaya berjalan dan pendaratan kaki, tak hanya melatih otot tetapi juga membantu sendi. Mengapa? Tiap Langkah di medan alami seperti itu, terbukti menyebarkan dampak benturan ke berbagai otot yang akhirnya mengurangi tekanan pada satu titik sendi serta meminimalisir resiko cedera seperti shin splints.

Mampu Mengurangi Stress

Sebuah jurnal berjudul Associations between Nature Exposure and Health: A Review of the Evidence menjelaskan bahwa dalam penelitian mengenai efek Nature-based health intervention (NBI) yang mana mereka melakukan treatment untuk orang yang didiagnosa gangguan kecemasan (anxiety) dan depresi dengan memperbanyak kontak dengan lingkungan alam.

Hasilnya, kecemasan dan depresi yang dirasakan mulai berkurang sebab lingkungan alam terbuka mampu memberikan efek relaksasi yang tidak mereka rasakan dari aktivitas sehari-hari mereka biasanya.

(Sumber: National Geographic Indonesia dan Eiger Adventure)

BACA JUGA: Jangan Begadang, Hutang Tidur Malam Tak Bisa Dibayar dengan Tidur Siang

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....