Pentingnya pencegahan obesitas pada kelompok lanjut usia
- 22 Apr 2026 19:25 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan : Kementerian Kesehatan mengingatkan pentingnya pencegahan obesitas pada kelompok lanjut usia (lansia). Obesitas dinilai sebagai kondisi penumpukan lemak berlebih akibat ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan yang digunakan dalam jangka waktu lama.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada usia muda, tetapi juga rentan dialami lansia. Obesitas pada lansia dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner, batu empedu, hingga gangguan kesehatan lainnya yang dapat menurunkan kualitas hidup.
Untuk itu, Kemenkes menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah awal pencegahan. Upaya ini dinilai efektif dalam menekan risiko obesitas sekaligus mencegah munculnya penyakit kronis pada usia lanjut.
Salah satu langkah utama yang dianjurkan adalah melakukan aktivitas fisik secara rutin sesuai kemampuan. Lansia dapat memulai dengan kegiatan ringan seperti berjalan kaki agar tubuh tetap aktif dan membantu membakar kalori.
| Baca juga: Dampak Psikososial Obesitas pada Anak |
Selain itu, pola makan juga perlu diperhatikan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Asupan nutrisi yang cukup, termasuk sumber kalsium, penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan mendukung fungsi organ tetap optimal pada usia lanjut.
Kemenkes juga mengingatkan agar lansia membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, lemak, dan natrium. Pengendalian asupan ini penting untuk mencegah penambahan berat badan berlebih yang berpotensi memicu berbagai penyakit.
Dengan menerapkan ketiga langkah tersebut secara konsisten, diharapkan lansia dapat menjaga berat badan ideal dan meningkatkan kualitas hidup. Pemeriksaan kesehatan secara rutin juga dianjurkan agar kondisi tubuh tetap terpantau dan penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (Sumber.Kemenkes)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....