Biodiversitas Pangan Indonesia Berpotensi Dukung Kesehatan Mikrobiota Usus
- 08 Mar 2026 20:14 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Indonesia dinilai memiliki potensi biologis yang besar dalam mendukung kesehatan melalui keanekaragaman pangan lokal. Selama ini kekayaan tersebut sering dipandang hanya sebagai warisan kuliner, padahal berbagai bahan pangan tradisional juga berpotensi menjadi sumber senyawa yang mendukung keseimbangan mikrobiota usus.
Berbagai rempah, herbal, dan produk alami seperti madu lokal diketahui mengandung senyawa polifenol dan oligosakarida yang dapat dimanfaatkan oleh mikroorganisme baik di dalam usus. Senyawa-senyawa tersebut berperan sebagai “makanan” bagi mikroba yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Ketika mikrobiota memanfaatkan senyawa tersebut, mereka dapat menghasilkan metabolit penting yang dikenal sebagai Short-Chain Fatty Acids (SCFAs), seperti asetat, propionat, dan butirat. Senyawa ini berfungsi sebagai sumber energi bagi sel-sel usus sekaligus membantu menjaga kekuatan lapisan pelindung dinding usus.
Selain itu, SCFAs juga berperan dalam mengendalikan inflamasi serta memodulasi sistem kekebalan tubuh. Proses ini turut memengaruhi cara tubuh mengatur metabolisme, termasuk pengelolaan kadar gula darah dan lemak dalam tubuh.
Para ahli menilai pendekatan berbasis biodiversitas pangan lokal dapat menjadi bagian dari strategi gizi presisi di masa depan. Dengan memanfaatkan kekayaan alam dan kebiasaan makan masyarakat, pola konsumsi sehari-hari berpotensi menjadi sarana untuk menjaga keseimbangan mikrobiota sekaligus mendukung kesehatan metabolik jangka panjang. ( Sumber : Kemkes Ri )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....