Apa Itu Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)?
- 24 Jan 2026 23:23 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi medis yang terjadi ketika mikroorganisme, terutama bakteri, menginfeksi bagian dari saluran kemih. Saluran kemih terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.
ISK paling sering menyerang kandung kemih dan uretra. Pada kondisi tertentu ISK dapat menyebar hingga ke ginjal dan menyebabkan komplikasi serius.
Penyebab utama ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang umumnya berasal dari saluran pencernaan. Bakteri ini dapat masuk ke saluran kemih melalui uretra dan berkembang biak di kandung kemih.
Faktor risiko ISK antara lain kebersihan area genital yang kurang baik, kebiasaan menahan buang air kecil, kurang minum air putih, penggunaan kateter, serta aktivitas seksual. Wanita lebih berisiko mengalami ISK dibandingkan pria karena uretra wanita lebih pendek sehingga bakteri lebih mudah masuk ke kandung kemih.
Gejala ISK dapat bervariasi tergantung pada bagian saluran kemih yang terinfeksi. Gejala umum meliputi rasa nyeri atau perih saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil namun urin yang keluar sedikit, urin berwarna keruh atau berbau tidak sedap, serta nyeri di perut bagian bawah. Jika infeksi telah mencapai ginjal, penderita dapat mengalami demam tinggi, nyeri punggung, mual, dan muntah.
Diagnosis ISK biasanya dilakukan melalui pemeriksaan urin untuk mendeteksi adanya bakteri, sel darah putih, atau zat lain yang menandakan infeksi. Penanganan ISK umumnya menggunakan antibiotik sesuai dengan jenis bakteri penyebabnya. Penting bagi penderita untuk menghabiskan obat sesuai anjuran dokter meskipun gejala sudah membaik, guna mencegah kekambuhan dan resistensi antibiotik.
Pencegahan ISK dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan area genital, minum air putih yang cukup, tidak menahan buang air kecil, serta membiasakan buang air kecil setelah berhubungan seksual. Dengan penanganan yang tepat dan pola hidup sehat, ISK dapat dicegah dan diobati secara efektif. (Sumber: keslan.kemkes.go.id)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....