Waspadai Penyakit Kulit Menular Scabies pada Anak
- 10 Jun 2026 00:11 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan : Scabies atau yang dikenal sebagai kudis merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, dan ditandai dengan rasa gatal yang sangat mengganggu serta munculnya ruam kemerahan pada kulit.
Tungau penyebab scabies hidup dengan membuat terowongan di lapisan kulit. Keberadaan tungau, telur, dan kotorannya memicu reaksi alergi yang menyebabkan rasa gatal, terutama pada malam hari ketika aktivitas tungau meningkat.
Penularan scabies umumnya terjadi melalui kontak fisik yang erat dengan penderita. Selain itu, penggunaan bersama pakaian, handuk, selimut, atau tempat tidur yang terkontaminasi juga dapat menjadi media penyebaran penyakit. Risiko penularan lebih tinggi pada lingkungan dengan kepadatan penghuni yang tinggi dan kebersihan yang kurang terjaga.
Gejala scabies ditandai dengan rasa gatal hebat, munculnya benjolan atau ruam pada kulit, serta adanya garis-garis halus menyerupai terowongan di beberapa bagian tubuh. Pada anak-anak, kelainan kulit dapat ditemukan di sela-sela jari, telapak tangan, telapak kaki, wajah, leher, hingga kulit kepala.
Diagnosis scabies dilakukan melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan. Dokter biasanya akan menilai adanya tanda khas seperti gatal pada malam hari, kemunculan gejala serupa pada anggota keluarga atau kelompok yang tinggal bersama, serta ditemukannya terowongan yang dibuat tungau pada kulit.
Pengobatan scabies bertujuan membasmi tungau dan mencegah penyebaran lebih lanjut. Terapi biasanya menggunakan krim atau lotion yang diresepkan dokter dan dioleskan ke seluruh tubuh sesuai petunjuk. Karena penyakit ini sangat mudah menular, seluruh anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah sering kali dianjurkan menjalani pengobatan secara bersamaan.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah scabies. Langkah yang dapat dilakukan antara lain mencuci pakaian, handuk, dan seprai dengan air hangat, tidak berbagi barang pribadi, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Dengan deteksi dan penanganan yang tepat, risiko komplikasi seperti infeksi kulit akibat garukan berlebihan dapat dicegah. (Sumber.Kemenkes)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....