Sejarah Golden Age Islam Hingga Kejatuhannya
- 30 Sep 2026 22:30 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Zaman Keemasan Islam berlangsung selama hampir 500 tahun, kira-kira antara abad ke-8 hingga ke-13 Masehi. Selama periode ini, muncul berbagai inovasi baik di bidang matematika, sastra, sains, dan disiplin ilmu lainnya.
Masa Golden Age Islam
Di bawah naungan berbagai kekhalifahan dan kekaisaran Islam yang muncul di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol, zaman Keemasan Islam tidak hanya memberikan dampak mendalam bagi dunia Islam, tetapi juga berperan penting untuk masa depan bagi wilayah-wilayah lain di dunia.
Antara abad ke-8 dan ke-13, di bawah pemerintahan Abbasiyah, dunia Islam mengalami masa kemajuan sains dan filsafat serta sastra yang pesat. Perkembangan ini banyak terjadi di kota-kota besar seperti Baghdad dan Cordoba, serta Kairo yang menjadi pusat kegiatan yang penting.
Perdagangan dan perjalanan juga berkembang pesat, lho. Para pedagang Muslim melakukan perjalanan hingga ke Afrika Selatan, Tiongkok, dan Rusia untuk berdagang.
Sutra, rempah-rempah, logam mulia, karpet, barang pecah belah, dan tembikar menjadi beberapa contoh komoditas yang diperdagangkan. Para arkeolog bahkan telah menemukan koin-koin Arab di tempat yang jauh seperti Swedia.
Akhir Kejatuhan Masa Golden Age Islam
Kata orang hidup itu seperti roda yang senantiasa berputar, kadang di atas kadang di bawah. Hal yang sama juga terjadi di dunia Islam. Muncul situasi yang membuat kondisi dunia Islam berubah drastis.
Pada pertengahan abad ke-13 ketika Baghdad, pusat Zaman Keemasan Islam, dijarah dan dihancurkan secara brutal oleh pasukan Mongol yang melakukan invasi. Pada tanggal 10 Februari 1258, berbagai perpustakaan, observatorium, dan lembaga pendidikan dihancurkan. Kemajuan keilmuan di kota tersebut pun terpaksa berakhir.
Kondisi Baghdad saat itu sangat parah sampai-sampai kotanya menjadi hampir tidak layak huni selama bertahun-tahun setelah invasi. Kota tersebut tidak pernah benar-benar pulih dan kehilangan posisinya sebagai pemimpin dunia pendidikan dan akademis. Ribuan buku serta berbagai catatan tak terhitung jumlahnya pun musnah tak berbekas.
(Sumber: Muslim Pro, History Skills dan World Atlas)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....