Pencipta Helm Pengaman Pertama di Dunia

  • 27 Jul 2026 04:49 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Helm pengaman, alat pelindung kepala industri pertama yang tersedia secara komersial. Diciptakan oleh Edward W. Bullard, lahir pada tahun 1893 di Las Vegas, New Mexico. Lulusan Lowell High School di San Francisco, dan Universitas California, Berkeley.

Sebelumnya Bullard bergabung dengan Kavaleri Angkatan Darat AS yang bertuga di Prancis selama Perang Dunia I. Setelah kembali ke rumah, Bullard bergabung dengan ED Bullard Co. di San Francisco. Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 1898 oleh ayahnya, Edward Dickinson Bullard, untuk menjual lampu karbida dan peralatan pertambangan kepada penambang emas dan tembaga.

Melalui pekerjaan ini, Bullard segera menyadari kesulitan umum yang dihadapi para penambang, mereka tidak memiliki perlindungan kepala dari puing-puing yang jatuh dan mengancam jiwa.

Baca Juga: Pernah Kepikiran Kenapa Satu Minggu Terdiri dari Tujuh Hari?

Pada tahun 1918, Bullard mulai mewujudkan idenya. Untuk membuat helm baru ini, ia menggunakan lapisan kanvas kokoh dan lem yang berselang-seling. Dengan mengukus kanvas yang kaku agar sementara menjadi lentur, ia merekatkan lapisan-lapisan yang tumpang tindih untuk membentuk cangkang. Kemudian ia melapisi cangkang bagian dalam dan luar dengan pernis tahan air untuk menambah kekuatan dan daya tahan, dan ia menambahkan pinggiran depan dan belakang dari kulit.

Bullard awalnya menyebut helm ini sebagai Hard Boiled Hat, merujuk pada uap yang digunakan dalam proses pembuatannya. Helm ini dipatenkan dan mulai diproduksi pada tahun 1919.

Topi Hard Boiled Hat memenuhi kebutuhan para penambang dan dengan cepat menyebar ke industri lain. Penggunaannya di zona kerja meningkat pesat selama proyek konstruksi besar tahun 1930-an, termasuk proyek Bendungan Hoover dan Jembatan Golden Gate. Desain helm pengaman Bullard yang ringan dan tidak menghantarkan listrik cukup kokoh untuk menahan berbagai benda yang jatuh. (Sumber: National Inventors Hall Of Fame)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....