Masa Transisi TK ke SD Masih Menggunakan Alat Peraga

  • 23 Jul 2026 22:43 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID. Nunukan: Antusiasme mewarnai suasana Kelas 1C SDN 001 Nunukan pada minggu ketiga Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Ajaran Baru. Di dalam ruangan, para murid baru tampak asyik berinteraksi dengan potongan kertas berisi angka-angka warna-warni yang disiapkan sang guru.

Memindahkan dunia anak dari Pendidikan Anak Dini (PAUD/TK) ke Sekolah Dasar (SD) memerlukan pendekatan khusus. Guna menghindari kejenuhan dan rasa canggung, tenaga pendidik di SDN 001 Nunukan menerapkan metode pembelajaran transisi yang ramah anak.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, proses belajar tak lagi berpusat pada pencatatan kaku di papan tulis. Guru memanfaatkan alat peraga visual sebagai media utama. Pelajaran berhitung dasar, misalnya, dikemas lewat permainan menempel kertas angka yang interaktif.

Meski sebagian murid sudah mulai fokus menyerap materi dan sebagian lainnya masih adaptif sambil bermain, suasana kelas tetap kondusif dan menyenangkan.

"Anak-anak kelas satu ini masih berada dalam masa transisi dari TK ke SD. Oleh karena itu, cara belajar mereka tetap harus melibatkan unsur permainan dan alat peraga. Yang terpenting di awal ini adalah mereka merasa nyaman, aman dan senang berada di sekolah," ungkap Kepala Sekolah, Hj. Asni. mengenai pendekatan pengajaran yang diterapkan.

Metode bermain sambil belajar ini terbukti efektif menjaga motivasi anak. Dengan menciptakan fondasi belajar yang menyenangkan sejak dini, para murid baru di SDN 001 Nunukan diharapkan mampu beradaptasi secara optimal tanpa merasa tertekan. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....