Perjalanan Panjang Tissue hingga Menjadi Produk Esensial yang Canggih
- 18 Mei 2026 05:00 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kamu pasti sering menggunakan tissue dalam keseharian, sebuah benda praktis yang serbaguna untuk berbagai keperluan. Namun, di balik kemudahannya yang kita nikmati saat ini, tersimpan perjalanan panjang inovasi dan adaptasi, dari pemanfaatan bahan alam sederhana hingga menjadi produk modern yang kita kenal.
Tisu pertama di dunia diciptakan di Tiongkok pada masa Dinasti Tang pada tahun 618-907 M atau pada Abad ke-14. Tiongkok bahkan tercatat sudah menggunakan jenis kertas yang secara khusus dirancang untuk keperluan toilet. Kertas ini umumnya berukuran kecil dan dibuat agar mudah terurai, sebuah inovasi yang menandakan kesadaran akan sanitasi dan pengelolaan limbah pada masa itu.
Revolusi dalam penggunaan tissue modern kemudian bergeser ke dunia Barat. Tahun 1857 menjadi salah satu tonggak penting dengan hadirnya Joseph Gayetty, seorang pengusaha berkebangsaan Amerika. Ia memperkenalkan tissue sebagai sebuah produk yang dijual secara komersial dalam kemasan berisi lembaran-lembaran kertas tipis.
Baca Juga: Kota yang Tidak Memiliki Aturan
Perkembangan signifikan selanjutnya datang dari Scott Paper Company, yang didirikan pada akhir abad ke-19. Perusahaan yang dirintis oleh kakak beradik, Edward dan Clarence Scott, ini mulai memproduksi tissue dalam bentuk gulungan yang lebih praktis. Bahan baku utama yang mereka gunakan adalah bubur kertas yang diolah dari kulit kayu.
Memasuki abad ke-20, inovasi dalam industri tissue terus berlanjut dengan pesat, melahirkan berbagai jenis tissue yang kita kenal dan gunakan dalam berbagai aspek kehidupan saat ini.
Perjalanan panjang tissue dari bahan alam sederhana yang digunakan oleh peradaban kuno hingga menjadi produk esensial yang canggih dalam kehidupan modern kita saat ini adalah cerminan dari kemampuan adaptasi dan inovasi manusia yang luar biasa.
Dengan pemahaman yang lebih baik akan sejarah, proses pembuatan, dan dampaknya, Anda bisa menjadi konsumen yang lebih sadar, cerdas, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan salah satu penemuan paling praktis ini. (Sumber: Tissueku.com)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....