Inovasi Limbah Plastik Menjadi Paving Blok Ramah Lingkungan
- 03 Nov 2025 21:16 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Salah satu inovasi perubahan sampah plastik menjadi ide kreatif berhasil dilakukan di Kabupaten Nunukan. Andi Ramdan, selaku Ketua Bank Sampah Borneo Bersinar, berhasil membuat inovasi dengan mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai kreatif seperti paving block, yang tidak hanya mengurangi limbah plastik tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ide kreatif tersebut bahkan sudah digunakan untuk membangun teras di salah satu kafe (Swift Coffe) yang ada di Kota Nunukan, yang merupakan hasil dari inovasinya dalam mengolah sampah plastik. Awal mula idenya muncul karena melihat volume sampah di Nunukan yang semakin meningkat.
"Kita lihat dari Kab Nunukan yang volume sampahnya semakin hari semakin bertambah. Terus dari paving ini kami pakai dari sampah plastik dari botol plastik cafe , kami hasilkan itu menjadi nilai kreatif. jadi mengurangi volume sampah di Kab. Nunukan" ucap Ramdan, (3/11/2025).
Sebelum paving block-nya layak dijual, ia melakukan percobaan hingga tiga kali untuk mencapai kualitas yang diinginkan. Dengan melakukan percobaan tersebut, ia dapat memastikan bahwa paving block yang dihasilkan tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi juga aman digunakan oleh konsumen.
"Kalau caranya liat dari youtube, tapi kami membuat kekuatannya lebih permanen dan kokoh. Jadi daya tekannya itu 11 ton per 1 pavingnya. Terus kalau plastik aja ratusan tahun hancur, apalagi dibuat paving." ujar Ramdan.
Tujuan dari adanya bank sampah adalah untuk mengedukasi masyarakat, kemudian berdampak dengan lingkungan. Dimana hal tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat berbasis lingkungan selain juga membuka lapangan pekerjaan.
Dari hasil olahan limbah plastik ini, ia berharap pemerintah dapat mendukung dan memasarkan produk lokal UMKM yang ada di Kabupaten Nunukan, serta mempertimbangkan untuk menggunakan produk ramah lingkungan tersebut dalam proyek-proyek pembangunan. Dengan dukungan tersebut, diharapkan produk-produk lokal dapat lebih berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ramdan juga mengucapkan terima kasih kepada Owner Kafe (Swift Coffe) di Nunukan, yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nunukan, karena telah menjadi contoh ASN yang peduli terhadap lingkungan dengan menggunakan produk paving block dari limbah plastik di cafenya.
"harapan kami, dari volume sampah semakin bertambah, Pemerintah lah harus memakai produk kimbah plastik dari bank sampah yang dihasilkan. Positifnya mengurangi limbah plastik, menjadi dapat positif mengharumkan nama kab. Nunukan bahwa Nunukan bisa membuat paving dari Limbah Plastik." tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....