Pasca Gempa Kumamoto, WNI dan Warga Setempat Masih Bertahan di Pengungsian
- 04 Agt 2026 14:57 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa bumi di Kumamoto, Jepang. Hingga saat ini, sejumlah WNI bersama warga setempat masih bertahan di tempat penampungan sementara.
Tim Tanggap Darurat KBRI Tokyo yang dipimpin oleh Sekretaris Pertama Fungsi Protkons, Hernawan Bagaskoro Abid, telah menyalurkan bantuan langsung kepada para WNI sejak Sabtu (1/8/2026). Bantuan disebar ke beberapa wilayah terdampak parah, seperti Uto, Uki, dan Yatsushiro, yang masih mengalami krisis air bersih.
Berdasarkan laporan di lapangan, kebutuhan mendesak saat ini meliputi air mineral, bahan makanan pokok instan, dan peralatan makan. Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, mengimbau seluruh WNI di Kumamoto untuk tetap tenang, mematuhi arahan otoritas setempat, serta terus berkomunikasi.
“Tim Tanggap Darurat KBRI Tokyo terus memberikan bantuan langsung kepada WNI terdampak. Dari pemantauan di lokasi bencana, sebagian WNI sudah ada yang kembali ke hunian, tetapi ada pula yang masih tinggal di lokasi penampungan karena area rumahnya mengalami kerusakan dan keterbatasan air bersih. Meski demikian, kita bersyukur beberapa di antaranya sudah mulai kembali bekerja,” ujar Kartini.
Ia juga berpesan agar warga tidak ragu melapor jika membutuhkan pertolongan darurat. Selain itu, Kartini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas dan simpul masyarakat Indonesia di Jepang yang cepat tanggap saling membantu.
“Kami imbau teman-teman WNI terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan dari otoritas terkait. Komunikasi antarwarga harus terus dijaga, termasuk segera menghubungi KBRI Tokyo sekiranya membutuhkan bantuan kedaruratan,” ucapnya.
“Terima kasih kepada simpul-simpul masyarakat yang menjadi jembatan komunikasi dan penyaluran bantuan. KBRI Tokyo sangat mengapresiasi solidaritas, kekompakan, dan semangat juang komunitas WNI di Kumamoto yang terus saling menguatkan,” lanjutnya.
Berdasarkan data per Desember 2025, tercatat 5.032 WNI yang berdomisili di Kumamoto. Dari jumlah tersebut, sebanyak 214 WNI dilaporkan terdampak langsung akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut pada 28 Juli 2026.
KBRI Tokyo meminta WNI yang terdampak atau masyarakat yang mengetahui keberadaan WNI dalam kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan hotline berikut:
Hotline KBRI Tokyo: +81-80-3506-8612 / +81-80-4940-7419
Hotline KJRI Osaka: +81-80-3113-1003
Sumber: KBRI Tokyo
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....