DKUKMPP dan PKK Nunukan Genjot Daya Saing UMKM lewat Pelatihan Branding

  • 30 Sep 2026 11:23 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID Nunukan: Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan bersama Tim Penggerak PKK setempat menggelar pelatihan branding dan packaging bagi 32 pelaku UMKM dan kelompok UP2K di Pulau Nunukan, Rabu (23/9/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendongkrak daya saing produk lokal di wilayah perbatasan.

Kepala Bidang UMKM DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Mardiana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi Pokja II TP PKK Kabupaten Nunukan dengan dinas terkait mengenai program pokok PKK.

Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian sinergi lintas lembaga, termasuk Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang tengah mematangkan rencana kerja sama (MoU) dengan Pemkab Nunukan dalam pengembangan UMKM di wilayah perbatasan.

"Dalam kolaborasi ini, sebagian besar anggaran di-cover oleh Tim PKK, sementara pihak PIP mem-back up dengan menghadirkan narasumber ahli, mengingat PIP adalah lembaga yang mengakses pembiayaan UMKM di lapangan," ujar Mardiana di sela-sela kegiatan.

Solusi bagi Pelaku Usaha Pemula

Mardiana mengakui, sekitar 90 persen peserta yang hadir merupakan pelaku UMKM atau kelompok UP2K baru. Sebagian besar dari mereka selama ini masih menggunakan kemasan yang sangat sederhana dan belum memiliki logo sebagai identitas produk. Kondisi geografis Nunukan sebagai wilayah kepulauan juga kerap menjadi kendala tersendiri dalam pemasaran.

Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang secara komprehensif selama dua hari untuk menjawab tantangan tersebut. Pada sesi pertama, materi teknis mengenai pembuatan kemasan ramah lingkungan berbasis bahan lokal serta strategi branding, mulai dari pembuatan logo hingga pemanfaatan media sosial, dibawakan oleh Dedi Kurnaiawan dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Bulungan.

Sementara itu, materi kedua terkait manajemen usaha dan legalitas dipaparkan langsung oleh Kepala Bidang Koperasi DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Siti Hasnah. Peserta dibekali pemahaman pentingnya legalitas usaha, tidak hanya Nomor Induk Berusaha (NIB), tetapi juga perizinan pendukung lainnya seperti PKP dan PIRT.

Fokus Praktik Hari Kedua

Pelatihan yang dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Ny. Andi Annisa Muthia Irwan. Pada hari kedua pelaksanaan, para peserta diwajibkan membawa laptop atau smartphone guna mempraktikkan langsung pembuatan desain kemasan dan strategi pemasaran digital.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, DKUKMPP Nunukan optimistis para pelaku UMKM lokal dapat segera bertransformasi, menghasilkan produk yang ramah lingkungan, memiliki legalitas jelas, serta berdaya saing global. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....