Sebanyak 17 Warga di Sebatik Mengusulkan Pelayanan Pindah Online

  • 28 Jul 2026 12:53 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID Nunukan: Pelayanan jemput bola dokumen administrasi kependudukan (adminduk) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan di wilayah Sebatik sejak 12 Juli lalu telah berjalan lancar. Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Nunukan, Samsuddin, menyatakan seluruh permohonan yang masuk berhasil terealisasi 100 persen tanpa ada berkas yang tertunda.

Meski demikian, terdapat penyesuaian durasi pelaksanaan. Layanan jemput bola yang biasanya berlangsung selama 7 hari kini dipangkas menjadi 5 hari akibat efisiensi anggaran APBD. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian, di mana jumlah petugas yang diturunkan sebanyak 11 orang dari porsi ideal 13 orang.

"Jika ke depan ada penambahan alokasi anggaran melalui DAK APBN, durasi layanan akan kembali disesuaikan menjadi satu minggu. Saat ini anggaran APBD kita menyesuaikan dengan kondisi yang ada," ujar Samsuddin.

Kondisi tersebut berdampak pada mekanisme pelayanan pindah online. Banyak masyarakat Sebatik—yang mayoritas berasal dari Sulawesi yang telah lama berdomisili di sebatik namun belum memindahkan data kependudukannya. Bahkan banyak yang mengira harus pulang ke daerah asal untuk mengurus kepindahan.

Samsuddin menjelaskan bahwa masyarakat kini tidak perlu lagi pulang kampung karena adanya layanan pindah online. Namun, akibat keterbatasan waktu dan personil di lapangan, petugas di lokasi jemput bola fokus mengumpulkan berkas administrasi. Seluruh berkas pemohon pindah online kemudian dibawa ke kantor Disdukcapil untuk diproses.

Tercatat sebanyak 17 pemohon memanfaatkan layanan ini. Setelah proses pemindahan data selesai, petugas akan menghubungi para pemohon untuk pengambila dokumen sekaligus melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....