Studi Banding Bulungan di Sebatik hingga Budidaya Lele Bumdes
- 18 Mei 2026 03:54 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Rapat persiapan penerimaan kunjungan aparatur desa dari Kabupaten Bulungan ke Desa Sungai Limau, Sebatik Tengah mengupas tuntas skema materi yang akan disajikan. Pemerintah Kabupaten Nunukan memastikan para peserta studi banding akan mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai formula sukses pengelolaan desa bersih tanpa korupsi.
Kepala DPMD Kabupaten Nunukan, Helmi Pudaaslikar, mengungkapkan bahwa inti acara nantinya akan diisi secara kolaboratif oleh empat lembaga serta perwakilan elemen masyarakat guna memberikan perspektif yang utuh dan berimbang.
"Acara inti akan diisi dengan paparan praktik baik (good practice) dari Kepala Desa dan BPD Sungai Limau, paparan teknis dari Inspektorat Kabupaten Nunukan, serta testimoni dari tokoh masyarakat setempat. Dengan persiapan ini, kami berharap dapat memberikan gambaran utuh tentang ekosistem desa anti korupsi," jelas Helmi.
Menariknya, studi pengembangan wawasan ini tidak hanya melulu membahas urusan administrasi dan birokrasi di dalam ruangan. Para aparatur desa dari Bulungan juga akan diajak turun ke lapangan untuk melihat langsung dampak nyata dari tata kelola desa yang sehat terhadap perekonomian warga.
Selain materi pemerintahan, para peserta nantinya akan diajak untuk mengenal aneka produk makanan kering olahan lokal hasil kreativitas warga desa Sungai Limau.
"Tidak hanya itu, peserta juga dijadwalkan melihat langsung unit pengembangan usaha budidaya ikan lele yang dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Sungai Limau," tambahnya.
Melalui perpaduan materi transparansi anggaran dan penguatan ekonomi desa ini, Pemkab Nunukan berharap kunjungan ini mampu menginspirasi kandidat Desa Anti Korupsi dari Bulungan untuk mereplikasi kesuksesan Sebatik di daerah mereka masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....