Disbudporapar Nunukan Siap Perjuangkan Revitalisasi Wall Climbing Usulan FPTI
- 30 Sep 2026 22:29 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID Nunukan: Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Nunukan mengajukan usulan revitalisasi sarana dan prasarana (sarpras) cabang olahraga panjat tebing dengan total anggaran mencapai kurang lebih Rp3 miliar. Usulan ini mendapat respons positif dan menjadi atensi dari Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan.
Sekretaris Disbudporapar Nunukan, Joned Jauhari, mengakui kondisi fasilitas panjat tebing saat ini sudah tidak lagi ideal dan memerlukan perbaikan menyeluruh.
"Kita harus akui bahwa kondisinya sudah tidak ideal lagi, perlu perbaikan dan ini menjadi atensi Disbudporapar. Tadi juga sudah didengar langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Nunukan, dengan harapan bisa kita akomodir apakah nantinya melalui APBD atau APBN, nanti kita coba perjuangkan," ujar Joned saat diwawancarai, Selasa (15/9/2026).
Berdasarkan rincian usulan FPTI Nunukan, anggaran sebesar kurang lebih Rp3 miliar tersebut terbagi menjadi dua komponen utama: pembaruan wall climbing (dinding panjat) senilai sekitar Rp2,5 miliar, serta sarana dan prasarana pendukung sebesar Rp300 juta hingga Rp400 juta.
Besarnya anggaran tersebut sebanding dengan potensi strategis yang ditawarkan. Mengingat FPTI merupakan salah satu cabang olahraga yang konsisten mendulang prestasi bagi Kabupaten Nunukan, pembangunan fasilitas baru di area Ruang Terbuka Perbatasan diyakini mampu menarik minat masyarakat sekaligus mendongkrak sektor pariwisata.
"Semakin banyak sarana-prasarana yang representatif, apalagi di tempat strategis, saya rasa ini bisa menarik masyarakat untuk berwisata. Kalau fasilitas dari FPTI itu sudah bagus, maka Nunukan bisa menjadi incaran provinsi untuk melaksanakan Kejurda, sehingga Nunukan bisa menjadi tuan rumah," tambahnya.
Meski demikian, di tengah situasi rasionalisasi anggaran saat ini, pembaruan besar struktur wall climbing diperkirakan baru dapat direalisasikan pada tahun 2027 mendatang.
Sebagai langkah cepat, Disbudporapar berkomitmen untuk segera memperhatikan kebutuhan mendesak para atlet yang akan segera berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Malinau. Kebutuhan mendesak tersebut meliputi perlengkapan latihan dan tanding seperti tali, sepatu khusus panjat (climbing shoes), carabiner, hingga matras pengaman. MM
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....