DPRD Nunukan Dorong Event Terpadu dan Penguatan UMKM
- 12 Agt 2026 13:57 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID Nunukan: Rapat kerja gabungan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan bersama Dinas Budporapar serta sejumlah lembaga penerima hibah berjalan dinamis. Para legislator memberikan berbagai catatan krusial, mulai dari desakan efisiensi anggaran, penyelenggaraan event terpadu, pemilihan lokasi yang strategis, hingga penguatan ekonomi kerakyatan melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur, menekankan agar dana hibah yang diterima setiap lembaga benar-benar mendatangkan manfaat nyata bagi Kabupaten Nunukan. Ia mendorong agar lembaga penerima mampu menciptakan event yang menarik, memberikan hasil yang maksimal, serta bermuara pada pergerakan ekonomi daerah.
Senada dengan hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Nunukan, Adama memberikan gagasan agar para penerima hibah dapat memaksimalkan dana hibah dengan cara menyelenggarakan event secara bersama atau terjadwal dalam satu tahun. Menurutnya, langkah tersebut menghemat efisiensi anggaran dan mempermudah penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), juga akan memaksimalkan dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM di Nunukan.
"Misalnya setelah event Inorga KORMI, dilanjutkan event cabang olahraga KONI, lalu disambung event KNPI, dan berlanjut ke event Pramuka. Dengan pola bergilir dan terpadu ini, para pelaku UMKM di Nunukan bisa mendapatkan peluang dan keuntungan yang lebih besar karena event terlaksana secara maksimal," ujar Adama. Rabu (12/08/2026).
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Nunukan, Andre Pratama, memberikan catatan penting terkait aspek teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan. Ia mengingatkan agar setiap event yang digelar menggunakan lokasi yang strategis demi memberikan kemudahan akses bagi para pelaku UMKM.
Di sisi lain, Andre juga memberikan peringatan tegas agar penggunaan dana hibah dimaksimalkan dengan tertib administrasi, guna menghindari potensi penyelewengan anggaran yang dapat berujung pada permasalahan hukum.
Melalui beragam masukan konstruktif dari para legislator ini, DPRD Nunukan berharap pengelolaan dana hibah APBD 2026 tidak hanya sukses secara administratif dan sukses prestasi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta membangkitkan sektor UMKM di wilayah perbatasan. MM
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....