Bupati Nunukan Resmi Melepas Jamaah Haji Regular Embarkasi Balikpapan

  • 05 Mei 2025 14:22 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan : Calon jamaah haji terbagi dalam dua kelompok besar, yakni dari wilayah Nunukan dan Sebatik. Dari jumlah tersebut, tiga puluh enam orang merupakan jamaah laki-laki, termasuk petugas pembimbing ibadah, sementara tujuh puluh tiga orang jamaah perempuan, termasuk tenaga pembimbing dari unsur kesehatan.

Plh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nunukan, Haji Asdar, menyampaikan bahwa dua petugas pembimbing yang menyertai rombongan merupakan perwakilan dari Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan pusat.

Lebih lanjut, Haji Asdar menjelaskan bahwa keberangkatan calon jamaah haji dijadwalkan pada tanggal 10 Mei 2025. Sebanyak 55 jamaah akan diberangkatkan dari Nunukan, 48 dari Sebatik, dan sisanya menyusul dari berbagai daerah seperti Berau, Balikpapan, Makassar, dan Samarinda.

“Pemberangkatan 10 Mei 2025, Jamaah haji Nunukan diberangkatkan menuju Tarakan, dari Nunukan diberangkatkan 55 orang dan dari Sebatik 48 orang dan sisanya dua orang berangkat dari Berau, dua orang berangkat dari Balikpapan , lima orang berangkat dari Makassar, dan satu orang dari Samarinda.” Kata H. Asdar, Senin (05/05/2025).

Seluruh jamaah akan berkumpul di Embarkasi Balikpapan, tempat mereka akan diterima secara resmi pada tanggal 11 Mei, pukul 17.25 waktu Indonesia tengah.

Selama di embarkasi, satu hari satu malam sebelum keberangkatan, seluruh kebutuhan konsumsi termasuk makan dan minum ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan. Dan setelah itu, kebutuhan jamaah menjadi tanggungan pihak embarkasi.

Pemberangkatan dari Balikpapan menuju Madinah dijadwalkan pada tanggal 12 Mei pukul 17.25, di mana jamaah tergabung dalam kloter lima gelombang pertama. Mereka akan melaksanakan ibadah Arbain di Madinah selama delapan hingga sembilan hari, sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk umrah dan rangkaian ibadah haji lainnya.

Sebagai informasi, jamaah haji Indonesia menggunakan skema haji tamattu’, sehingga ibadah umrah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum puncak haji.

Kepulangan jamaah dijadwalkan pada 21 Juni melalui Bandara Jeddah, tiba di Balikpapan pada malam 22 Juni, dan melanjutkan perjalanan ke Nunukan pada 23 Juni pagi. Penjemputan resmi oleh keluarga dan pemerintah daerah akan dilakukan bersama pada pukul 15.00 WITA, hari yang sama.

Haji Asdar juga menekankan bahwa tahun ini merupakan tahun kedua Pemerintah Kabupaten Nunukan menanggung penuh biaya pemberangkatan dari daerah ke embarkasi dan sebaliknya. Ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah daerah kepada masyarakat yang menunaikan ibadah haji. MM


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....