Jurus Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan
- 29 Jan 2026 08:43 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah gencar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu instrumen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Melalui pangan murah, diharapkan inflasi pangan dapat terkendali.
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, program GPM membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Menurutnya, pemerintah mesti menjamin pangan tersedia sepanjang waktu dan merata di setiap wilayah dengan harga terjangkau.
Badan Pangan Nasional pun mendorong seluruh stakeholder pusat hingga daerah mendukung upaya stabilitasi pasokan dan harga pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Melalui harga yang wajar, ekosistem pangan hulu ke hilir berjalan baik sehingga inflasi terkendali.
Baca Juga: Usia Haji 13 Tahun Belum Berlaku di Nunukan
Biasanya, gerakan pangan murah diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional bekerjasama dengan Dinas yang menangani urusan pangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui DKUKMPP Nunukan berencana menggelar gerakan pangan murah pada Februari 2026 mendatang.
Pemkab Nunukan mengakui, anggaran gerakan pangan murah tahun ini tak sebesar tahun sebelumnya. Selama ini, anggaran kegiatan tersebut bersumber dari pemerintah daerah yang didukung oleh sponsor.
Meski begitu, tahun ini Nunukan dipastikan mendapatkan tambahan anggaran dari Pemerintah Provinsi.
Melalui pangan murah, Pemkab Nunukan berharap kebutuhan pangan masyarakat--khususnya masyarakat kurang mampu--dapat terpenuhi dengan harga terjangkau. Dengan begitu, kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Sumber: badanpangan.go.id dan berita.nunukankab.go.id
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....