Feminisme dalam 7 Film dan Series Berikut Ini
- 15 Jun 2026 18:41 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Bicara soal feminisme, saat ini ada banyak film maupun serial yang berhasil menggambarkan perjuangan perempuan di dunia yang didominasi pria. Narasi yang diangkat pun beragam, mulai dari perjuangan karier, isu pernikahan, hingga hak-hak dasar dalam menuntut kesetaraan.
Kartini (2017)
Plot dalam film 'Kartini' terasa sangat mewakili first-wave feminism. Melansir dari Connecticut College, first-wave feminism atau gelombang pertama feminisme adalah gerakan sosial dan politik pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 di dunia Barat. Fokus utamanya adalah pencapaian hak-hak perempuan untuk mendapatkan Pendidikan, hukum, politik dan hukum pernikahan serta hak asuh.
Lebih lanjut, Film ini menceritakan Kartini (Dian Sastrowardoyo) memang bukan sosok pahlawan perang fisik, melainkan pahlawan pemikiran. Dari kesaksian hidup dan keresahannya, Kartini memperjuangkan penyetaraan hak bagi semua orang baik ningrat maupun rakyat biasa tidaklah mudah.
Hidden Figures (2016)
Alur cerita film ini menyoroti perjuangan tiga perempuan kulit hitam di NASA pada tahun 1960-an bernama Mary Jackson (Janelle Monáe), Dorothy Vaughan (Octavia Spencer), dan Katherine Goble (Taraji P. Henson).
Mereka tidak hanya dihadapkan pada stigma gender bahwa bidang matematika dan teknik didominasi oleh laki-laki, tetapi juga harus melawan diskriminasi serta segregasi rasial yang kaku, termasuk dalam fasilitas dasar seperti penggunaan toilet. Perjuangan dan dedikasi mereka membuktikan bahwa kompetensi perempuan mampu meruntuhkan sistem patriarki dan rasisme.
Little Women (2019)
Film adaptasi novel klasik tahun 1869 karya Louisa May Alcott ini mengisahkan tentang empat saudara perempuan yang menjalankan hidupnya masing-masing pada masa setelah perang saudara di Amerika serikat pada abad ke-19.
Plotnya tidak hanya berfokus pada Jo March (Saoirse Ronan) yang menolak pernikahan demi karier, tetapi masing-masing saudari Jo yakni, Meg (Emma Watson), Amy (Florence Pugh) dan Beth March (Eliza Scanlen) memiliki kisah yang tak kalah menarik.
Gadis Kretek (2023)
Serial Netflix yang satu ini juga tak kalah menarik untuk diikuti. Kisahnya berfokus pada karakter bernama Dasiyah atau Jeng Yah (Dian Sastrowardoyo) yang berjuang untuk menembus industri kretek (sektor pengolahan tembakau yang memproduksi rokok) tahun 1960-an sebagai peracik saus. Kala itu, industri ini sangat didominasi laki-laki. Bahkan, dalam dunia pertembakauan perempuan hanya boleh jadi buruh linting, bukan peracik saus.
The Six Triple Eight (2024)
Film ini mengangkat kisah nyata dari Batalyon 6888, satu-satunya unit militer Korps Angkatan Darat Perempuan (WAC) kulit hitam yang sengaja dikirim untuk bertugas di luar negeri Ketika Perang Dunia II. Plotnya berfokus pada perjuangan mereka ketika diberi misi yang sebenarnya 'sengaja didesain untuk gagal'.
Misi mereka adalah menyortir jutaan surat dari orang-orang terkasih para tentara yang sudah lama menumpuk dan belum tersampaikan. Di sinilah sisi feminisme dalam film ini terasa sangat kuat, terutama saat menampilkan female sisterhood atau solidaritas sesama perempuan yang begitu solid dalam menyelesaikan tugas tersebut.
The Queen’s Gambit (2020)
Serial karya sutradara Scott Frank ini mengisahkan Beth Harmon (Anya Taylor-Joy), seorang pecatur wanita jenius pada tahun 1950-an. Meski kehadirannya sempat dipandang sebelah mata oleh para pria yang mendominasi olahraga catur kala itu, Beth berhasil membuktikan kemampuannya sebagai pecatur tingkat dunia. Lewat kecerdasan strateginya, ia membuktikan bahwa otak dan kompetensi sama sekali tidak mengenal gender.
Enola Holmes (2020)
Film ini mengusung pesan feminisme yang disampaikan secara gamblang, seperti keputusan Enola untuk menolak memakai korset, memilih belajar bela diri, membaca berbagai buku, hingga berani menentang kendali kakak sulungnya, Mycroft Holmes. Karakter Enola digambarkan sebagai gadis remaja yang berjiwa bebas dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Karakteristik inilah yang membuatnya justru lebih mirip dengan sang kakak detektif, Sherlock Holmes.
(Sumber: Imdb dan Tirto Id)
BACA JUGA: Top 5 Lagu tentang Perlawanan Terhadap Penindasan Perempuan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....