Lebih dari Sekadar Hiasan Kepala. Ini 3 Headpiece Cantik dan Populer dari Cina
- 31 Mar 2026 09:25 WIB
- Nunukan
RRI.Co.Id, Nunukan: Ketika mendengar tentang hiasan kepala, apa yang muncul dalam pikiranmu? Mahkota? Topi? Keduanya sama-sama hiasan kepala, namun dalam artikel ini kita akan membahas tentang hiasan kepala dari Cina (Chinese headpiece). Kalau kamu pernah nonton drama Cina yang punya tema historical, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan aksesoris satu ini.
Hiasan kepala ini punya sejarah yang panjang, kaya akan makna mendalam, mencerminkan budaya, status sosial, dan bahkan mengandung kepercayaan spiritual masyarakat Cina. Jenis hiasan kepala sangatlah beragam, dari yang sederhana sampai yang desainnya sangat rumit pun ada. Seringkali aksesoris kepala ini juga dihiasi dengan berbagai ornamen seperti batu permata, emas, perak, giok dan batu permata.
Fungsi Headpiece Cina, Simbol Status Sosial
Jenis dan hiasan pada headpiece itu menunjukkan status sosial seseorang dalam kehidupan masyarakat Cina. Misalnya jika seorang wanita menggunakan emas atau giok maka statusnya adalah seorang bangsawan. Jadi, seseorang bisa tahu status sosial orang lain hanya dengan melihat desain dan ornamen yang menghiasi aksesoris yang dipakai di kepalanya.
Beberapa hiasan kepala memiliki makna simbolik yang terkait dengan keyakinan masyarakat cina. Seperti keberuntungan, panjang umur, kesejahteraan atau perlindungan dari roh jahat.
Phoenix Crown (Feng Guan) Digunakan Oleh Permaisuri dan Bangsawan
Phoenix crown adalah salah satu hiasan kepala yang paling ikonik dalam budaya Tiongkok yang dipakai oleh permaisuri atau wanita bangsawan dan biasanya dipakai saat acara resmi. Secara garis besar, headpiece ini menggambarkan makna simbolis berupa keagungan, kekuasaan dan keanggunan.
Bentuk mahkota ini seringkali menyerupai burung phoenix dengan sayap yang terbentang lebar. Terkadang, terdapat juga ornamen tambahan seperti kepala burung phoenix atau ekor yang panjang. Dalam mitologi Cina sendiri, burung phoenix melambangkan kebijaksanaan, keberuntungan dan kehidupan abadi.
Phoenix Crown atau Fèngguān biasanya memiliki desain yang sangat rumit dan memiliki kesan mewah. Berbagai jenis permata seperti giok, mutiara, emas atau perak menjadi pilihan utama untuk menghiasi aksesoris milik permaisuri dan wanita bangsawan ini. Pilihan warna-warna ornamen yang digunakan juga umumnya cerah dan melambangkan kemakmuran serta keberuntungan, seperti warna merah, emas, dan hijau.
Dangling Hairpin (Bu Yao) Ornamen Menggantung
Sesuai namanya, hiasan kepala ini memiliki desain yang unik dan khas dengan ornamen kecil yang tergantung pada jepit utama rambut, yang akan bergoyang-goyang terkena angin ketika si pemakainya berjalan. Ornamen cantik ini bisa berupa manik-manik, batu permata, atau ukiran kecil yang terbuat dari bahan seperti emas, perak, atau giok. Bentuknya pun bisa bunga, hewan, atau motif abstrak.
Aksesoris yang pertama kali muncul pada dinasti Han ini, telah menjadi penanda status sosial seseorang. Saking populernya dikalangan wanita bangsawan, tiap dinasti punya desain Bu Yao yang berbeda-beda, lho. Hairpin menggantung ini dibuat dengan menggunakan bahan berkualitas tinggi dan mahal. Sehingga hanya hanya wanita bangsawan atau anggota keluarga kerajaan lah yang mampu memilikinya.
Makna Simbolis
Makna simbolis yang dimiliki oleh aksesoris kepala ini antara lain keanggunan, kecantikan dan keberuntungan. Dipengaruhi juga dengan bentuk ornamen yang disematkan baik pada jepit utama maupun pada ornamen menggantungnya.
Jepit Rambut Bunga (Zan Hua) Bentuk dan Pengguna
Aksesoris kepala selanjutnya ada Zan Hua atau jepit rambut bunga. Ciri khas aksesoris ini tampak pada bentuknya yang menyerupai bunga. Jepit rambut ini ada yang mirip tusuk konde dengan satu kaki dan ada juga yang punya dua kaki (mirip sumpit). Untuk mempercantik, Zan Hua juga dihiasi dengan batu permata atau ukiran-ukiran klasik supaya tetap mempertahankan estetika yang disukai para wanita.
Jepit rambut bunga tidak hanya digunakan oleh wanita bangsawan saja tapi bisa dipakai oleh semua wanita masyarakat cina kala itu. Sebab, jepit rambut ini terbuat mulai dari bahan yang sederhana seperti kayu atau tulang, hingga yang lebih mewah dengan bahan dasar emas, perak dan giok.
Makna Simbolis
Jepit rambut bunga (Zan Hua) memiliki makna simbolis yang berbeda-beda sesuai dengan jenis bunga yang digunakan. Seperti simbol keindahan, keanggunan feminin, kekayaan, atau power. Misalnya bunga peony melambangkan kekayaan dan kehormatan, bunga plum melambangkan kemurnian, dan lain sebagainya.
Penggunaan Headpiece Cina di Masa Kini
Meskipun penggunaannya tidak sepopuler atau semasif zaman dulu, aksesoris kepala atau headpiece ini masih sering digunakan dalam acara-acara tradisional atau pertunjukan budaya Cina terutama untuk pengantin wanita pada acara pernikahan adat.
Sama seperti di drama-drama Cina tema historical, Chinese headpiece (aksesoris kepala) ketika dipadukan dengan baju hanfu akan membuat pemakainya makin terlihat cantik, anggun dan mempesona.
(Sumber: Chinese Showcase, The World of Chinese dan Han Grace)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....