Belasan Tahun Tinggal di Rumah Seng, Juliana Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah
- 08 Agt 2026 10:52 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Tiga belas tahun bertahan di rumah berdinding seng menjadi gambaran perjuangan Juliana Mina Ola, warga Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Keterbatasan ekonomi membuat perempuan 64 tahun ini tak mampu memperbaiki rumahnya sejak ditinggal suami 20 tahun lalu.
Kini, harapan itu datang melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. Juliana merupakan satu dari 916 warga di Kabupaten Nunukan yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah melalui Program Rehab 3 Juta Rumah.
Selama 13 tahun, Juliana dan tiga anaknya bertahan di balik dinding seng yang tak layak. Bukan tak ingin memperbaiki rumah, tetapi keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan hidup sehari-hari selalu lebih dulu dipenuhi.
Kabar mendapat bantuan membuat Yuliana lega. Ia kini bisa memperbaiki bagian rumah yang selama ini hanya mampu ia pertahankan seadanya.
“Aku lama sudah mengadu sama Pak RT. Jadinya aku kaget, tapi senang juga sudah dapat bantuan. Tuhan kasih rezeki lewat pemerintah,” kata Juliana, Sabtu (8/8/202).
Bantuan sebesar Rp20 juta akan digunakan Juliana untuk memperbaiki bagian rumah yang selama ini sudah tidak layak. Keterbatasan biaya selama bertahun-tahun membuatnya hanya bisa bertahan dengan kondisi rumah yang ada.
Bagi Juliana, program ini menjadi jawaban atas harapan yang selama ini ia sampaikan. Di usianya yang sudah 64 tahun, ia kini memiliki kesempatan memperbaiki tempat tinggalnya bersama anak-anaknya.
Sehari-hari, Juliana mengandalkan penghasilan dari menenun kain Timur untuk memenuhi kebutuhan bersama tiga anaknya. Penghasilan yang terbatas membuat perbaikan rumah belum menjadi prioritas, hingga akhirnya bantuan BSPS datang.
“Senang ada bantuan, terima kasih lah begitu. Bantuan ini sangat bermanfaat buat kami, karena kalau mengandalkan kemampuan sendiri, memang tidak bisa memperbaiki rumah,” ujarnya.
Cerita Juliana ternyata hanya satu dari banyak warga Nunukan yang masih menunggu rumahnya diperbaiki. Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyebut, dari hampir 3 ribu usulan rehabilitasi rumah yang masuk, baru 916 rumah yang dapat diakomodir tahun ini.
Menurut Irwan, masih ada sekitar 2 ribuan rumah yang menunggu untuk diverifikasi. Warga yang memenuhi persyaratan nantinya akan mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui program perumahan rakyat dan permukiman.
“Usulan rehab rumah masih sekitar dua ribuan. Semuanya akan diverifikasi dulu oleh tim perumahan rakyat dan permukiman. Kalau memenuhi syarat, maka akan mendapatkan bantuan,” ujar Irwan.
Program BSPS di Kabupaten Nunukan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kelayakan hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, dengan masih adanya sekitar dua ribu usulan yang belum terakomodir, masih banyak keluarga di perbatasan yang harus menunggu giliran untuk merasakan rumah yang aman dan layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....