Bantuan Alat Dorong Produksi Olahan Makanan Kelompok Muslimah Selisun Meningkat
- 21 Sep 2026 12:56 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kelompok Muslimah di Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, mendapat dukungan peralatan untuk meningkatkan produksi olahan makanan yang telah mereka pasarkan. Kelompok usaha yang beranggotakan 10 perempuan ini diketahui mampu menghasilkan omzet puluhan juta rupiah per bulan dari produksi bawang goreng.
Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan, menyerahkan bantuan berupa kulkas, kompor gas, dan sejumlah peralatan dapur lainnya kepada kelompok tersebut. Bantuan diberikan setelah kelompok Muslimah melalui proses verifikasi Pokja II TP PKK sebagai pembina kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Andi Annisa mengatakan, bantuan peralatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat dalam program 17 arah perubahan. Peralatan yang diberikan diharapkan dapat membantu kelompok meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menghemat waktu pengolahan.
“Semoga bantuan alat ini dapat meningkatkan kualitas produk kelompok Muslimah dan mengefisienkan waktu produksinya. Mungkin sebelumnya membutuhkan waktu dua hari, dengan bantuan alat bisa lebih cepat, misalnya cukup satu hari sudah selesai,” kata Annisa, Senin (21/9/2026).
Ketua Kelompok Muslimah, Nurhayati, mengatakan kelompok yang dikelolanya bersama 9 anggota lainnya memproduksi berbagai jenis makanan. Mulai dari bawang goreng, kue kering, tape singkong hingga beragam jenis keripik diproduksi untuk memenuhi permintaan pasar.
Dari berbagai produk tersebut, bawang goreng menjadi produksi terbesar sekaligus salah satu produk yang memberikan omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulan. Produk kelompok Muslimah dipasarkan secara daring, melalui sejumlah outlet, hingga pasar di wilayah Nunukan.
Nurhayati menyebut tambahan peralatan produksi menjadi penyemangat bagi anggota kelompok untuk mengembangkan usaha yang selama ini mereka jalankan. Ia berharap kapasitas produksi yang meningkat juga membuka ruang bagi kelompok untuk memberdayakan lebih banyak warga di sekitar.
“Alhamdulillah, saya mewakili teman-teman Muslimah mengucapkan terima kasih atas dukungan PKK. Mudah-mudahan ini menambah semangat kami untuk terus meningkatkan produksi dan memberdayakan teman-teman kelompok serta warga di sekitar kami,” ujarnya.
Bantuan peralatan produksi menjadi dorongan bagi kelompok Muslimah untuk meningkatkan kapasitas produksi yang selama ini telah berjalan. Omzet bawang goreng yang mencapai puluhan juta rupiah per bulan juga membuka peluang bagi kelompok untuk memperluas pasar dan memberdayakan lebih banyak warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....