Kendala Anggaran dan Pasar Hambat Ekspor UMKM Nunukan
- 10 Okt 2025 09:31 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Kendala utama UMKM Nunukan dalam ekspor adalah belum adanya buyer yang jelas. Pengurangan anggaran dari pusat dan provinsi juga menjadi hambatan besar.
Mardiana, S.STP, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Nunukan, mengungkapkan bahwa mencari buyer potensial bukanlah hal mudah. Selain itu, keterbatasan anggaran turut mempersulit upaya ekspor produk unggulan.
"Kendala utama adalah belum adanya market atau buyer yang jelas. Mencari buyer memang bukan hal yang mudah. Selain itu, keterbatasan anggaran juga menjadi hambatan besar,” ucap Mardiana, Jumat (11/10/2025).
Baca Juga: Upaya Dorong Pengembangan Garam Gunung Krayan
Kendala utama UMKM Nunukan dalam ekspor adalah belum adanya buyer yang jelas.
Tahun ini, Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Nunukan menghadapi pengurangan anggaran yang signifikan dari pemerintah pusat dan provinsi. Sebagai solusi, pelaku UMKM didorong untuk aktif mengikuti expo guna mencari buyer potensial.
“Tahun ini, ada pengurangan anggaran yang cukup signifikan, baik dari pusat maupun provinsi. Salah satu solusi yang kami upayakan adalah mendorong pelaku UMKM untuk aktif mengikuti expo, baik lokal maupun nasional, guna mencari buyer potensial," tambahnya.
Dengan mengikuti expo, diharapkan pelaku UMKM dapat membangun jaringan pemasaran yang lebih luas. Langkah ini dianggap sebagai solusi sementara mengatasi keterbatasan anggaran dan akses pasar. Mardiana menegaskan, pihaknya akan terus mendukung UMKM melalui berbagai program pendampingan. Tujuannya agar produk unggulan Nunukan dapat menembus pasar ekspor secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....