Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Nunukan Perluas Pasar

  • 08 Mei 2025 07:52 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Sertifikasi produk menjadi strategi utama UMKM Nunukan untuk memperluas pasar. Hingga kini, baru tujuh pelaku UMKM yang memenuhi syarat sertifikasi SNI dan Beko.

Kepala Bidang UMKM DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Mardiana, S.STP menyatakan bahwa sertifikasi produk adalah langkah penting untuk meningkatkan daya saing. Proses ini melibatkan persyaratan ketat, termasuk pemisahan fasilitas produksi dan laporan keuangan.

"Salah satu strategi utama kami adalah memastikan produk tersertifikasi. Di akhir tahun lalu, kami membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mendaftarkan produk mereka agar mendapatkan sertifikasi seperti SNI dan Beko,” ucap Mardiana, Kamis (08/05/2025).

Meski peluang sertifikasi telah dibuka, hanya tujuh pelaku UMKM yang berhasil memenuhi persyaratan. Hal ini disebabkan oleh ketatnya aturan, seperti pemisahan dapur produksi dan rumah tangga serta laporan keuangan yang terpisah.

“Saat ini, baru tujuh pelaku UMKM yang memenuhi syarat karena sertifikasi ini memiliki persyaratan yang cukup ketat, seperti pemisahan dapur produksi dan dapur rumah tangga serta laporan keuangan yang harus terpisah," tambahnya.

Dukungan pemerintah dalam memfasilitasi sertifikasi diharapkan dapat meningkatkan jumlah UMKM yang mampu bersaing di pasar lokal, nasional, maupun internasional. Langkah ini juga bertujuan meningkatkan kualitas produk UMKM Nunukan. Mardiana menegaskan, pihaknya akan terus mendorong pelaku UMKM untuk memenuhi standar sertifikasi. Dengan demikian, produk UMKM Nunukan dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....