Perdana, Nunukan Ekspor Rumput Laut ke Korea Selatan
- 25 Mei 2025 21:11 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: PT. Kebula Raya Bestari Kabupaten Nunukan, secara resmi meluncurkan ekspor perdana rumput laut jenis Eucheuma Cottonii ke Korea Selatan. Dalam pengiriman awal, sebanyak 3 kontainer dengan total berat 60 ton telah dikirim dengan nilai invoice mencapai USD 62.400.
Direktur PT. Kebula Raya Bestari, Sinta Putri Bestari, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menjaga konsistensi ekspor setiap bulan, serta meningkatkan volume pengiriman secara bertahap.
"Kami berkomitmen untuk menjaga kontinuitas ekspor setiap bulan dan secara bertahap meningkatkan volume hingga mencapai 50 kontainer per bulan”, ujar Sinta, Minggu (25/5/2025).
Sinta menambahkan bahwa melalui kegiatan ekspor ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya para petani rumput laut, pelaku usaha, serta pemerintah daerah. Namun demikian, ia juga menyampaikana tingginya biaya pengiriman (freight) masih menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi.
“Dengan adanya ekspor, diharapkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha rumput laut meningkat. Misalnya, jika harga lokal Rp15.000 dan harga ekspor Rp17.000, tentu profit bisa lebih besar. Namun tantangannya saat ini adalah biaya freight (pengiriman) yang masih tinggi. Maka yang perlu kita upayakan adalah menekan biaya freight agar profit bisa lebih optimal," jelasnya.
Lebih lanjut, Sinta menyampaikan PT. Kebula Raya Bestari juga tengah memfokuskan pengembangan produk rumput laut berkualitas tinggi yang dapat diekspor ke berbagai negara, seperti China, Korea Selatan, Filipina, dan negara-negara lainnya. Dalam rangka mendukung upaya tersebut, perusahaan mendorong para pemasok (supplier) untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas rumput laut yang diproduksi, sehingga dapat memenuhi standar pasar internasional dan memperoleh harga jual yang lebih tinggi.
"Mulai dari panen budidaya di umur 45 hari, jemur rata, dan sortir lumut, tiram, tali dan lainnya, serta menjaga kebersihan lingkungan," tambahnya.
Selain itu, PT. Kebula Raya Bestari juga akan menyiapkan kebun bibit guna meningkatkan produktivitas rumput laut di Nunukan. Melalui dukungan bibit unggul, diharapkan hasil panen petani dapat mencapai 50 hingga 60 ton per hektare laut.
Di sisi lain, perusahaan juga tengah menyiapkan langkah hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dari produk rumput laut. Beberapa produk olahan yang telah dikembangkan yakni, peyek dan kacang disko rumput laut sebagai oleh-oleh khas Nunukan, serta produk SOC (Seaweed Organic Concentrate) rumput laut yang telah diimplementasikan dalam sektor pertanian dan peternakan.
"Kami juga berharap mendapatkan dukungan penuh oleh pemerintah daerah, instansi terkait, mitra bisnis, serta seluruh elemen masyarakat, khususnya para pembudidaya rumput laut untuk dapat memiliki visi dan misi yang sejalan dalam upaya meningkatkan kualitas rumput laut, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Nunukan," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....