Aksa Mahmud: Nunukan Potensi Besar di Sektor Pertanian

  • 08 Okt 2025 22:58 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Pendiri Bosowa Grup, H. M. Aksa Mahmud menilai Kabupaten Nunukan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan dan kelautan. Menurutnya arah kebijakan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam mengembangkan ketahanan pangan daerah merupakan langkah strategis yang patut didukung berbagai pihak.

Hal ini disampaikan Aksa Mahmud dalam acara penandatanganan nota kesepakatan kerja sama antara PT Bosowa Grup dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan di Kantor Bupati Nunukan, Rabu (07/10/2025). Kerja sama tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, dan pelayanan masyarakat yang bertujuan memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Aksa menyebut apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Nunukan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang saat ini fokus pada peningkatan produksi pangan nasional. Ia menilai, optimalisasi lahan pertanian menjadi salah satu langkah konkret untuk menjawab tantangan global terhadap kebutuhan pangan.

“Dengan kebijakan pemerintah pusat yang fokus pada ketahanan pangan langkah Bupati Nunukan ini sangat strategis. Kabupaten Nunukan punya potensi besar dan ini harus kita dukung bersama,” kata Aksa Mahmud di hadapan tamu undangan.

Baca Juga: Bosowa Grup Samakan Bupati Nunukan dengan Bill Gates

Aksa mengajak dunia usaha untuk berperan aktif dalam mendukung program pertanian di daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah tetapi juga membutuhkan kolaborasi dengan sektor swasta dan masyarakat. “Mari kita dukung pemerintah. Presiden kita saat ini bekerja keras untuk meningkatkan produksi pangan supaya Indonesia kembali swasembada beras,” ujarnya.

Baca Juga: Perusahaan Lokal Buka 291 Lowongan Job Fair Nunukan

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, dalam paparannya menyebut total luas optimalisasi lahan (Oplah) di Kabupaten Nunukan mencapai 3.555 hektar, yang terbagi menjadi dua tahap yakni tahap pertama seluas 420 hektar dan tahap kedua 3.135 hektar. Program ini diharapkan menjadi penopang utama dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah.

Aksa Mahmud menutup kunjungannya dengan menyampaikan komitmen Bosowa Grup untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian di Indonesia Timur. Ia berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih luas. (PROKOMPIM) MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....