Dari Hutan ke Publik, TNKM Apresiasi Peran Jurnalis Nunukan

  • 19 Sep 2026 07:26 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) mengapresiasi 10 media di Kabupaten Nunukan atas kontribusi mereka dalam menyebarluaskan informasi konservasi kepada masyarakat. Peran media dinilai penting untuk membuka akses informasi publik terhadap kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang berada di kawasan TNKM.

Apresiasi tersebut diberikan kepada 10 media, salah satunya RRI Nunukan, dalam kegiatan yang berlangsung di Cafe Sayn Nunukan, Jumat (18/9/2026) malam. Apresiasi ini sekaligus menjadi ruang bagi Balai TNKM untuk memperkuat komunikasi dengan insan pers di daerah.

Kepala Balai TNKM, Seno Pramudito, mengatakan media memiliki peran penting untuk mengenalkan keberadaan Taman Nasional Kayan Mentarang kepada masyarakat. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara luas mengenai kawasan TNKM dan kekayaan yang tersimpan di dalamnya.

“Kita menyampaikan terima kasih kepada insan pers yang sudah membantu kami dalam penyebarluasan informasi. Tentu ini akan meningkatkan wawasan masyarakat juga terkait dengan TNKM ini,” ujar Seno.

Seno menjelaskan, kawasan TNKM memiliki keanekaragaman hayati dan berbagai jenis satwa yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat. Informasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui keberadaan kawasan konservasi, tetapi juga memahami alasan pentingnya menjaga hutan dan satwa di dalamnya.

Ia mencontohkan sejumlah satwa yang berhasil terpantau melalui kamera jebak atau camera trap, salah satunya kucing merah. Temuan tersebut menunjukkan masih banyak kekayaan hayati di kawasan TNKM yang perlu diketahui sekaligus dijaga keberadaannya.

“Ada beberapa satwa yang tertangkap kamera trap itu, misalnya kucing merah. Tentu ini menjadi hal baru yang kita ketahui, maka dari itu, peran media ini sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Seno, informasi konservasi yang disampaikan media dapat menjadi jembatan antara pengelola kawasan dengan masyarakat. Pemberitaan yang mudah dipahami diharapkan dapat menumbuhkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan hutan serta keanekaragaman hayati TNKM.

Apresiasi kepada para jurnalis tersebut juga diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan atas pemberitaan yang telah dilakukan. Balai TNKM ingin komunikasi dengan insan pers terus terjalin sehingga informasi mengenai konservasi, potensi kawasan, hingga berbagai upaya perlindungan hutan semakin luas diterima masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....