Dokumen Kapal Bermasalah, BBM di Nunukan Kembali Langka
- 04 Agt 2026 11:21 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sejumlah APMS kehabisan stok setelah distribusi BBM dari Tarakan tertunda akibat kendala dokumen kapal pengangkut.
Dampaknya, warga kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak di antaranya mencari informasi ketersediaan BBM melalui media sosial karena sebagian besar APMS tidak lagi memiliki stok.
Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Ekonomi, Setda Nunukan, Irsan membenarkan terjadinya kekosongan BBM tersebut. Namun, masyarakat diminta tidak panik karena pasokan dipastikan mulai kembali masuk pada Rabu (5/8/2026).
"Informasinya, kapal pengangkut saat ini sudah berada di Tarakan dan besok sudah mulai melayani kembali di APMS yang ada di Jalan TVRI," kata Irsan, Selasa (4/8/2026).
Kelangkaan BBM membuat antrean kendaraan mengular di APMS Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan. APMS tersebut menjadi satu-satunya lokasi yang masih melayani pengisian sehingga dipadati warga.
Sementara itu, SBM Kaltara Bidang BBM, Nabilla saat menjelaskan keterlambatan distribusi terjadi karena dokumen wajib kapal pengangkut belum lengkap. Akibatnya, proses pengiriman BBM ke Nunukan tidak dapat dilakukan sesuai jadwal.
"Itu terkait dokumen pencemaran lingkungan, kemarin tidak ada sehingga distribusi tertunda," ujarnya.
Pertamina memastikan seluruh persyaratan kini telah dipenuhi dan distribusi BBM kembali berjalan. Pasokan untuk seluruh APMS di Kabupaten Nunukan ditargetkan kembali normal mulai Rabu sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....