Warga Perbatasan Krayan Menanti Perbaikan Jalan
- 06 Jun 2026 12:46 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Warga di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Krayan, Kabupaten Nunukan, menantikan perbaikan jalan darat antar kecamatan agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal. Kondisi jalan yang sebagian besar masih berupa tanah berubah menjadi lumpur setelah diguyur hujan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga menyulitkan mobilitas warga maupun distribusi barang.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus, mengatakan pemerintah berupaya melakukan penanganan dengan mendatangkan alat berat yang akan digunakan untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan. Saat ini, alat berat tersebut masih dalam perjalanan menuju Krayan dari Kabupaten Malinau.
"Jadi memang ada duaorang operator itu dipanggil ke sana, ke Malinau. Katanya untuk membawa alat itu dari Malinau ke Krayan," ujar Oktavianus saat dikonfirmasi pada Sabtu, (6/6/2026).
Menurutnya, proses pengiriman alat berat tersebut sudah berjalan. Namun, perjalanan menuju Krayan diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup lama karena medan yang dilalui masih berupa jalan tanah dan dalam kondisi yang sulit untuk dilintasi.
"Mungkin satu minggu yang lalu itu sudah bergerak dari Malinau. Mungkin sekitar dua minggu lah baru tiba," katanya.
Oktavianus menjelaskan lambatnya perjalanan tidak hanya dipengaruhi kondisi jalan, tetapi juga sangat bergantung pada cuaca. Di sepanjang jalur Malinau–Krayan, terdapat sejumlah titik yang rawan hambatan,terutama saat musim penghujan.
Ia menambahkan, ketika curah hujan tinggi, Sungai Krayan yang berada di sepanjang jalur tersebut sering meluap. Hal ini dapat menghambat perjalanan dari Malinau menuju Krayan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....