Syukur, Cerminan Ketengan Jiwa
- 22 Apr 2026 07:10 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID Nunukan : Setiap manusia pada dasarnya menginginkan ketenangan hidup. Namun, ketenangan tidak ditentukan oleh banyaknya harta, jabatan, atau kesenangan duniawi, melainkan oleh kemampuan seseorang dalam mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT.
Ust Darsan menjelaskan bahwa syukur tidak hanya sebatas ucapan, tetapi juga diwujudkan melalui sikap dan perbuatan. “Syukur berarti menggunakan nikmat yang diberikan Allah untuk hal-hal yang baik, meningkatkan ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya. Dengan demikian, rasa syukur akan melahirkan ketenangan hati dan kedamaian dalam jiwa.
Lebih lanjut, Ustaz Darsan mengingatkan bahwa orang yang bersyukur akan lebih mudah menerima berbagai ketentuan hidup, baik dalam kondisi senang maupun saat menghadapi ujian. Sebaliknya, mereka yang tidak pandai bersyukur cenderung merasa gelisah dan tidak pernah puas, meskipun telah memiliki banyak kenikmatan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutip firman Allah SWT yang menyatakan bahwa nikmat akan ditambah bagi orang-orang yang bersyukur. Namun, bagi yang mengingkari nikmat, akan ada konsekuensi berupa kesulitan dan kegelisahan dalam hidup. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga hati agar tetap bersyukur dalam segala keadaan.
Melalui tausiah ini, diharapkan pendengar tidak hanya memahami pentingnya syukur, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari guna meraih ketenangan jiwa dan keberkahan hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....