Nasehat Khalifah Abu Bakar Assiddiq Tentang Kematian

  • 30 Mar 2026 09:14 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID Nunukan : Kematian merupakan kepastian bagi setiap makhluk hidup. Mengutip ajaran Islam bahwa setiap jiwa pasti akan merasakan kematian, sehingga manusia diingatkan untuk senantiasa mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah dunia.

Ust. Husni Mubarak menjelaskan bahwa bekal utama dalam menghadapi kematian adalah iman kepada Allah SWT. Iman tersebut tidak hanya diyakini dalam hati, tetapi juga harus diikrarkan melalui lisan serta diwujudkan dalam bentuk amal perbuatan sehari-hari. Ketiga unsur tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan seorang muslim.

Mengutip nasihat Abu Bakar As-Siddiq, Ust. Husni menyampaikan bahwa orang yang meninggal dunia tanpa bekal amal saleh diibaratkan seperti seseorang yang mengarungi lautan tanpa perahu. Kondisi tersebut menggambarkan betapa pentingnya amal sebagai penolong manusia dalam perjalanan panjang setelah kematian.

Ia juga menekankan bahwa ketika seseorang telah meninggal dunia dan berada di alam kubur, tidak ada lagi yang dapat menemani selain amal perbuatannya sendiri. Oleh karena itu, setiap individu dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh seperti sedekah, membaca Al-Qur’an, serta berbuat baik kepada sesama sebagai bekal di akhirat.

Menutup tausiah, Ustaz Husni Mubarak mengajak seluruh pendengar untuk memanfaatkan waktu, kesehatan, dan kesempatan yang masih diberikan oleh Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Ia berharap setiap muslim dapat meraih husnul khatimah, yakni meninggal dalam keadaan beriman dan membawa amal kebaikan sebagai bekal menuju kehidupan yang kekal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....