Sejarah Dendeng Sapi dari Berbagai Negara
- 02 Mar 2025 08:40 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Dendeng sapi, makanan kering yang dikenal luas, telah menjadi pilihan populer di seluruh dunia berkat kelezatannya, kandungan nutrisinya yang padat, dan kemudahan dalam membawa serta daya tahan lama. Makanan ini telah menyebar hingga ke seluruh pelosok dunia, bahkan ke sudut-sudut yang paling terpencil.
Sebagai metode pengawetan daging yang sudah ada sejak lama, dendeng sapi menjadi pilihan yang sangat praktis. Daging yang diolah menjadi dendeng dapat bertahan lama tanpa perlu pendinginan, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang membutuhkan persediaan makanan jangka panjang, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Berikut beberapa informasi terkait dendeng sapi dari berbagai belahan dunia yang harus kita ketahui:
1. Mesir Kuno
Bukti tertua tentang dendeng ditemukan di Mesir. Ribuan tahun yang lalu, orang Mesir Kuno mengeringkan sejumlah besar daging, mungkin dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Para arkeolog menemukan hal ini ketika mereka menemukan makanan kering yang diawetkan di makam. Daging dalam bentuk dendeng tidak mudah membusuk atau terserang serangga dan dapat disimpan dalam jangka waktu lama, terutama di makam.
2. Amerika Selatan
Kata "Jerky" berasal dari bahasa Quechua yang berasal dari Amerika Selatan. Kekaisaran Inca telah membuat "Ch'arki" sejak sekitar tahun 1550. "Ch'arki" yang berarti "Daging Kering" merupakan produk dari pegunungan Andes.
Ch'arki dibuat dari semua jenis daging yang ditumbuk dan dibuang tulangnya, tetapi mungkin paling umum berasal dari Alpaca dan Llama yang merupakan hewan asli daerah tersebut dan mulai dijinakkan pada saat itu.
3. Amerika Utara
Penduduk asli Amerika membuat variasi dendeng yang disebut "Pemmican". Pemmican adalah kata Cree yang berasal dari lemak-lemak dan makanan seperti dendeng ini menjadi makanan pokok perdagangan bagi banyak suku asli Amerika.
Pemmican dibuat dari daging apa pun yang tersedia, biasanya bison, rusa, rusa besar, atau rusa kecil. Pembuat pemmican awalnya menggunakan buah kranberi dan buah beri Saskatoon, buah beri lain seperti blueberry dan ceri hanya digunakan dalam pemmican seremonial atau pernikahan.
4. Roma Kuno
“Coppiette” adalah dendeng versi Italia. Dendeng ini merupakan potongan daging kering yang dulunya terbuat dari daging Kuda atau Keledai dan dikonsumsi oleh petani miskin. Daging kaki belakang dipotong-potong dan diasapi perlahan, sehingga dagingnya menjadi empuk. Ini merupakan cara memanfaatkan semua hewan, tidak membiarkan apa pun terbuang sia-sia. Hewan lain yang digunakan ialah Domba dan Kambing.
5. Afrika
Orang Ethiopia memiliki sejarah membuat dendeng sendiri yang disebut "Quant'a". Potongan daging dibumbui dengan garam, lada hitam, dan berbere atau awaze. Jenis dendeng lain yang ditemukan di Afrika Barat disebut "Kilishi".
Kilishi biasanya berupa dendeng sapi yang terbuat dari sapi, tetapi bisa juga menggunakan domba atau kambing. Setiap anggota badan dibuang tulangnya dan setiap otot kemudian diiris tipis-tipis seperti lembaran. Lembaran daging tersebut dibiarkan kering di bawah sinar matahari, kemudian direndam dalam saus kacang, air, bawang bombai giling, dan rempah-rempah. Kemudian dibiarkan kering lalu dipanggang di atas kawat kasa. Kilishi yang diawetkan dapat disimpan selama berbulan-bulan.
6. Afrika Selatan
Sejarah dendeng sapi juga berakar di Afrika Selatan. “Biltong” adalah gabungan kata “bil” yang berarti pantat dan “tong” yang berarti lidah atau potongan.
Sejarah menunjukkan bahwa Voortrekkers, sekelompok pelopor Belanda, menyebarkan popularitas biltong ke utara pada tahun 1800-an.
Biltong dibuat dengan menggantung daging di luar selama dua minggu. Orang-orang membuat biltong selama bulan-bulan di musim dingin, yang membantu mencegah pembusukan.
Dendeng Dulu dan Sekarang
Sejarah dendeng sapi yang beragam menunjukkan bahwa banyak orang telah menikmati dendeng selama berabad-abad. Dari padang rumput Afrika hingga dataran tinggi AS, popularitas dendeng tidak dapat dibantah. Dan beruntungnya Anda, Anda tidak perlu kembali ke masa lalu atau mengiris daging setipis lembaran dan mengeringkannya di atas batu. (Sumber: Mountain America Jerky.com).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....