Ratusan Peserta Lintas Kalangan Ramaikan Lomba Bakiak dan Asinan

  • 02 Okt 2026 13:37 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Olahraga tradisional kembali mendapat perhatian masyarakat di Kabupaten Nunukan. Ratusan peserta dari kalangan pelajar hingga umum mengikuti lomba bakiak dan asinan yang digelar dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Nunukan ke-27 tahun. Yang dipusatkan di Paras Perbatasan.

Tingginya jumlah peserta menjadi salah satu gambaran bahwa olahraga tradisional masih diminati berbagai kalangan. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kabupaten Nunukan untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda.

Ketua Portina Kabupaten Nunukan, Ayub, mengatakan kehadiran Portina diarahkan untuk mendorong agar olahraga tradisional tetap hidup dan dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Menurutnya, olahraga tradisional perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka tidak hanya mengenal permainan tersebut, tetapi juga memiliki kemauan untuk ikut melestarikannya sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

“Alhamdulillah, sejak dilantik pada awal September lalu, kami dari pengurus Portina bergerak cepat dan bisa turut memeriahkan HUT Kabupaten Nunukan. Walaupun baru dua lomba tradisional yang bisa kita perlombakan,” kata Ayub, Jumat (2/10/2026).

Ayub menilai antusiasme peserta dalam perlombaan tersebut menunjukkan olahraga tradisional masih dapat diterima oleh berbagai kelompok usia. Peserta tidak hanya berasal dari kalangan siswa, tetapi juga guru dan masyarakat umum.

“Alhamdulillah sesuai tujuannya, kalau olahraga ini untuk semua kalangan dan kita lihat memang semua ikut, tidak hanya siswa, tapi gurunya termasuk dari umum juga,” ujarnya.

Ia mengatakan Portina akan terus menggelar kegiatan serupa untuk memperkenalkan olahraga tradisional secara lebih luas. Jenis olahraga yang diperlombakan juga akan ditambah secara bertahap.

Menurut Ayub, lomba menjadi salah satu cara untuk membuat olahraga tradisional lebih dikenal sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keberadaan permainan tradisional agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....