Orang Asing pun Bisa Menjadi Samurai yang Dihormati di Jepang
- 07 Jul 2026 06:33 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Menjadi samurai bukanlah hal mudah, terutama bagi mereka yang lahir di luar Kekaisaran Jepang atau orang asing.
Hanya sedikit tokoh sejarah yang mewujudkan budaya Jepang seperti samurai. Pelindung kepala yang besar, baju zirah berhias, dan lengkungan katana yang terkenal telah memikat generasi yang tertarik pada budaya Jepang.
| Baca juga: Apakah Bangsa Mongol Toleran dalam Agama? |
Fakta bahwa segelintir orang asing mampu menapaki tangga sosial Jepang untuk menjadi samurai. Padahal, sistem tangga sosial prajurit Kekaisaran Jepang sangat ketat dan kaku.
Lalu, bagaimana orang asing bisa menjadi samurai di Kekaisaran Jepang? Apa jasa mereka sehingga mendapatkan kehormatan sedemikian rupa?
- Yasuke, Samurai Afrika yang Terkenal: Yasuke adalah salah satu samurai paling terkenal pada zamannya, bahkan hingga kini. Terkesan oleh kekuatan fisik dan perilaku Yasuke, Nobunaga mempekerjakannya sebagai pengawal pribadinya. Buku-buku dari era tersebut, terutama “The Chronicle of Lord Nobunaga”, menggambarkan Yasuke sebagai orang yang berkulit gelap. Dituliskan bahwa Yasuke memiliki “Kekuatan Sepuluh Orang”.
- William Adams, Sang Navigator yang Menjadi Samurai: Adams tiba di Jepang setelah bergabung dengan awak kapal Belanda De Liefde sebagai navigator. Terkesan dengan keahlian Adams sebagai navigator, Ieyasu menunjuknya sebagai hatamoto, atau pengawal langsung tuannya. Adams juga diberi tanah di Hemi “Sekarang Yokosuka”, serta gaji tahunan yang besar. Ia juga diberi nama Jepang Miura Anjin, yang diterjemahkan menjadi “Pilot Miura”.
- Samurai Terkemuka Lainnya di Kekaisaran Jepang: Pelaut lain yang mendarat di kapal yang rusak itu adalah Jan Joosten van Lodensteijn Yaesu. Joosten juga menjadi hatamoto di bawah Tokugawa Ieyasu, bertugas sebagai penerjemah dan pedagang. Pentingnya Joosten bagi sejarah Jepang masih dapat dirasakan hingga saat ini. Salah satu buktinya adalah distrik Yaesu di Tokyo, yang terletak di dekat Stasiun Tokyo, dinamai menurut namanya.
- Tawanan Korea yang Dipaksa Tinggal di Jepang: Catatan menunjukkan bahwa Kim Yeo-cheol, seorang pemuda Korea yang ditangkap, memasuki Jepang selama invasi. Ia kemudian diadopsi ke dalam keluarga Wakita, yang menjadi samurai yang melayani klan Maeda. Integrasinya ke dalam masyarakat Jepang sebagai samurai lebih lancar daripada kebanyakan karena ia diterima pada usia yang sangat muda.
Jadi, Apakah Orang Asing Layak Mendapatkan Gelar Samurai?
Masih ada beberapa perbedaan pendapat tentang siapa yang memenuhi syarat untuk gelar samurai. Namun, banyak sejarawan mengakui hak-hak yang diberikan kepada Joosten, Adams, Yasuke, dan pengunjung asing lainnya sebagai status samurai.
Fakta bahwa mereka diberi gaji, tanah, dan pangkat samurai resmi oleh tuan mereka. Termasuk hak istimewa senjata, menegaskan tempat mereka dalam kelas prajurit Jepang yang terkenal. (Sumber: Nationalgeographic)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....