Kapal Pendingin (Reefer): Menjaga Kesegaran Komoditas Mudah Rusak

  • 29 Sep 2026 21:13 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Kapal pendingin atau Reefer Ship (Refrigerated Ship) adalah jenis kapal kargo khusus yang dirancang menyerupai kulkas raksasa mengapung. Kapal ini dilengkapi dengan sistem pendingin kompresi cair, isolasi termal berkualitas tinggi di seluruh dinding palka, serta sistem sirkulasi udara teratur. Tujuan utamanya adalah menjaga kualitas dan kesegaran komoditas yang mudah rusak (perishable goods) selama pelayaran jarak jauh.

Sistem pendingin pada kapal reefer mampu mengontrol suhu, tingkat kelembapan, dan komposisi gas di dalam palka secara presisi sesuai kebutuhan muatan tertentu. Beberapa ruangan palka dapat diatur pada suhu pembekuan ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius, sementara ruangan lain diatur pada suhu sejuk (chilled). Sistem pemantauan suhu dilakukan secara kontinu untuk mencegah terjadinya penyimpangan suhu yang dapat merusak kualitas bahan.

Muatan utama kapal reefer terdiri dari produk-produk pangan dan bahan sensitif. Komoditas seperti buah-buahan segar (pisang, apel, anggur), sayur-mayur, daging beku, ikan segar hasil tangkapan laut, serta produk olahan susu diangkut menggunakan kapal ini. Selain bahan pangan, kapal reefer juga sering dimanfaatkan untuk mengangkut produk-produk farmasi, obat-obatan, dan bahan kimia sensitif suhu.

Proses pemuatan dan pembongkaran barang reefer memerlukan koordinasi yang cepat dan cermat agar cold chain (rantai dingin) tidak terputus saat barang berada di luar palka. Paparan udara luar secara berlebihan dapat memicu proses pembusukan atau penurunan kualitas barang secara drastis. Oleh karena itu, terminal pelabuhan reefer biasanya dilengkapi dengan fasilitas area bongkar muat tertutup berpendingin.

Meskipun saat ini banyak peti kemas pendingin (reefer containers) yang dapat diangkut oleh kapal kontainer biasa, kapal reefer murni tetap dibutuhkan untuk pengangkutan komoditas musiman skala besar seperti panen buah. Kapal ini menjadi pilar penting dalam memastikan distribusi pangan segar internasional berjalan lancar sehingga masyarakat global dapat menikmati produk segar dari berbagai penjuru dunia.(wartsila.com)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....