Peran Rounded Stern dalam Ketahanan Struktur dan Manevabilitas Kapal
- 29 Sep 2026 13:12 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Buritan bulat atau rounded stern dicirikan oleh bentuk profil belakangnya yang melengkung membulat secara sempurna pada bidang horizontal. Jika dilihat dari pandangan atas, ujung belakang kapal membentuk kurva setengah lingkaran atau busur melengkung yang sangat mulus tanpa sudut siku sama sekali. Kontur melengkung ini menyatukan sisi lambung kiri (port side) dan sisi lambung kanan (starboard side) secara alami dan kontinu pada garis akhir buritan kapal.
Keunggulan praktis utama dari buritan bulat dirasakan saat kapal melakukan manuver penyandaran di dermaga (berthing operations). Karena tidak memiliki sudut tajam di bagian belakang, risiko buritan tersangkut, mengikis, atau merusak struktur dermaga dan kapal lain saat bermanuver di ruang sempit dapat diminimalkan secara drastis. Bentuk bulat memungkinkan kapal untuk "bergeser" atau memutar kontak fisik secara lebih halus terhadap bantalan dermaga (fenders), sehingga proses olah gerak kapal menjadi jauh lebih aman.
Dari aspek kekuatan mekanis dan struktural, bentuk lingkaran atau busur bulat secara alami memiliki ketahanan yang sangat tinggi terhadap beban tekanan luar. Ketika kapal dihantam oleh gelombang ombak besar dari arah belakang, tekanan air akan terdistribusi secara merata di sepanjang kurva buritan bulat, bukannya berpusat pada satu titik sudut kaku. Hal ini memberikan keandalan struktural yang luar biasa untuk menahan efek benturan air (slamming) pada kondisi laut yang buruk.
Dalam hal hidrodinamika, buritan bulat membantu aliran air dari kedua sisi lambung untuk mengalir kembali dan menyatu di belakang kapal secara lebih konstan. Hambatan pembentukan pusaran air (eddy resistance) dapat ditekan lebih baik dibandingkan dengan buritan persegi tegak. Hal ini memberikan tingkat kestabilitas arus masuk yang lumayan baik menuju baling-baling, sehingga membantu menjaga performa efisiensi daya dorong pada kecepatan operasional standar.
Meskipun membutuhkan pengerjaan teknik pelengkungan plat yang relatif lebih rumit daripada buritan rata, nilai fungsional rounded stern tetap diakui luas. Desain ini dapat ditemukan pada berbagai kapal kargo umum, kapal tangki ukuran sedang, kapal penangkap ikan, serta kapal tunda. Kombinasi antara keamanan olah gerak pelabuhan, kekuatan struktural alami, dan stabilitas aliran membuat buritan bulat menjadi salah satu desain klasik yang tetap bertahan hingga saat ini.(marineinsight.com)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....