Nilai Kerja Sama & Pendidikan Karakter Anak melalui Musik Tradisional

  • 21 Sep 2026 00:08 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Pembina atau Guru Damping, Aspi Ayu Citra, S.Sos. dalam Obrolan Budaya Prioritas Nasional RRI Pro 1 Nunukan dengan topik Cipta Musik Tradisional Dalam Pemersatu Dindang Suara Taka, 5/9/2026 membahas mengenai pembentukan karakter anak lewat permainan musik tradisional. Musik tradisional dilakukan secara beregu/ansambel, yang mengajarkan kerja sama, keharmonisan, dan menurunkan ego.

“kita mengajarkan anak-anak untuk memulai dari seni seperti pertunjukan kayak collab, di mana di situ nanti memang dikhususkan memberi panggung untuk anak-anak, di mana anak-anak diberi leluasan memang khusus anak-anak” kata Aspi Ayu Citra, S.Sos., 5/9/2026.

Adanya kerja sama dan nilai kebersamaan pada anak-anak membuat Musik Tradisional menjadi baik karena adanya kesempatan yang diberikan pada generasi penerus. Hal ini dikarenakan music tradisional dilakukan secara ansamble atau kegiatan bermain musik secara bersama-sama dalam kelompok dengan menggunakan satu atau beberapa alat musik secara harmonis.

“bisa saling melengkapi juga dan menegakkan ego karena kan kalau musik tradisional kan ini kan dia tuh lebih momennya tuh seperti ansamble di mana di mana satu nada yang salah itu sangat berpengaruh untuk keseluruhan instrumennya” ujar Aspi Ayu Citra, S.Sos.

Musik Tradisional juga dapat melengkapi harmoni satu sama lain antar anak-anak. Selain itu ego yang dimiliki dapat dilatih karena adanya harmonisasi satu sama lain.

“jadi di sini anak-anak diajarkan untuk saling melengkapi dan menegakkan ego mereka.” tutup Aspi Ayu Citra, S.Sos.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....