Pesan dan Motivasi Menari untuk Pemuda Indonesia

  • 27 Agt 2026 00:41 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Penari Sangar Tari Art Project, Syamsul Alam dalam Obrolan Budaya Prioritas Nasional dengan topik Sanggar Tari & Seni Budaya: Peran Sanggar dalam Melestarikan Seni Tradisi dan Mencetak Generasi Cinta Budaya melalui siaran RRI Pro 1 Nunukan, 22/08/2026 menyampaikan pesan inspiratif kepada generasi muda agar tidak malu melestarikan budaya lokal. Menurutnya, menari adalah bentuk rasa syukur atas talenta yang dikaruniai Tuhan dan cara positif untuk menyalurkan bakat.

“bagi saya menari adalah mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan, dimulai dari kita menyadari melakukan dan memberikan banyak manfaat kepada orang, karena saya percaya setiap manusia selalu dikaruniai oleh bakat yang bisa kita lihat dari diri kita sendiri bahkan kita bisa mencari tahu, mencari tahu itu kemampuan bakat kita sampai mana apa bakat kita.” kata Syamsul Alam melalui Siaran Pro 1 RRI Nunukan, 22/08/2026.

Syamsul menyadari bahwa pentingnya mengembangkan kemampuan dan memiliki kesempatan untuk menari. Melalui Sangar Tari Art Project dan sanggar tari lainnya di Nunukan, ia mengajak seluruh pelaku seni agar turut membantu meningkatkan bakat anak-anak yang terpendam khususnya di bidang seni dan budaya.

“dan dari situlah menyadarkan saya untuk mengasah dan memperbaiki apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dari bakat yang diberikan oleh Tuhan kepada saya. Jadi kami berkesempatan di sini saya sebagai penari semoga dengan adanya kehadiran sanggar tari kita, dan sanggar-sanggar tari lain yang ada di Nunukan, mungkin bisa membantu meningkatkan bakat anak-anak yang terpendam yang mungkin mereka tidak ketahui sama seperti saya sebelumnya tidak mengetahui saya ada bakat di tari tradisional juga ya mungkin.” Ujar Syamsul.

Pemuda Indonesia dapat menjadi gerbang terdepan dalam memperkenalkan budaya dan tarian yang ada di Nusantara, khususnya di daerah masing-masing melalui bakat yang dimiliki. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin menjadi Langkah utama untuk memotivasi diri sendiri dan lainnya untuk menjadi diri pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara.

“dari situ semoga anak-anak nih bisa terbukalah pikirannya jadi tidak hanya nongkrong atau kumpul kumpul sama teman-teman yang seperti tidak ada manfaat ya, mungkin kalau berkumpul ada manfaat yang dibahas, entah itu bakat, entah itu pendidikan dan lain-lain ya mungkin bisa berguna lah bagi anak-anak.” tutup Syamsul.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....