Aksi Nyata TNI di Perbatasan: Program TMMD & Jembatan Garuda
- 22 Agt 2026 00:35 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I. dalam Program Dialog Interaktif Dalam Studio Edisi 16 Agustus 2026 dengan topik : Wujud Kehadiran Negara Di Wilayah Perbatasan Indonesia membagikan berbagai gebrakan dan aksi nyata penanganan infrastruktur perbatasan melalui program TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa). Salah satu program tersebut seperti pembukaan jalan 3.000 meter di Desa Liang Bunyu, pembuatan sumur gravitasi air bersih, hingga pembangunan 7 titik Jembatan Garuda.
“nah karena ini nih modal utama nih saya Cinta wilayah Kaltara ini. Kebetulan saya melihat ada salah satu wilayah desa yang katakanlah ini kalau misalkan kita masukkan TMMD di sini ini bisa sangat membantu sekali. Beberapa aspek yang harus diperbaiki di sana kami bisa wujudkan dalam program TMMD ini salah satunya kami laksanakan di desa Liang Bunyu di Sebatik.” kata , Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I. dalam Program Dialog Interaktif Dalam Studio Edisi 16 Agustus 2026.
Kemudian untuk sasaran fisik dari program TMMD ini, kurang lebih 3000 meter jalan telah dibuka. Dilanjutkan dengan pembangunan sumur gravitasi air bersih untuk dimanfaatkan oleh warga sekitar.
“Kami buka Jalan kemarin sejauh kurang lebih 3.000m sebagai sasaran fisiknya, kemudian kami bangunkan sumur gravitasi, karena Liang Bunyu punya banyak wilayah batu sehingga agak kesulitan kami dalam mencari titik-titik air untuk dibor, sehingga mata mata-mata air yang ada di wilayah gunung kami modif sedemikian rupa untuk bisa mengalirkan air ke kampung-kampung ke bawah sehingga air tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar dalam konteksmen jumlah ada 5 titik kemarin itu.” ujar Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I.
Disamping itu Dandim 0911/Nunukan juga turut membantu merehab rumah warga yang kondisinya tidak layak dan pemabngunan jembatan Garuda. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah khususnya untuk wilayah di perbatasan.
“kemudian beberapa warga yang mohon maaf masih membutuhkan uluran tangan kita di situ, rumahnya sangat tidak layak kondisinya, kita juga bantu merehab rumah tersebut. Jadi program kami selaras dengan program-program yang digulirkan pemerintah khususnya untuk di wilayah batas. Di samping itu juga kami tetap juga laksanakan beberapa program yang ada, pembangunan jembatan-jembatan perintis di sini, ada kita sebut jembatan garuda kami ada laksanakan di 7 titik saat ini. Satu di jembatan di Krayan kemudian 5 di Nunukan dan dua di Pulau Sebatik sendiri.“ tutup Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....