Elang Bondol - Raptor ikonik di Indonesia

  • 30 Jul 2026 12:22 WIB
  •  Nunukan

Burung Elang Bondol atau yang memiliki nama ilmiah Haliastur indus merupakan salah satu jenis raptor atau burung pemangsa yang sangat ikonik di Indonesia. Dengan perpaduan warna bulu kepala dan dada berwarna putih bersih yang kontras dengan bulu tubuh bagian bawah serta sayap berwarna cokelat kemerahan pekat, burung ini sangat mudah dikenali. Ukurannya tergolong sedang untuk ukuran seekor elang, dengan rentang sayap yang lebar dan bentuk ekor yang sedikit membulat saat terbang membentang di langit terbuka.

Habitat utama Elang Bondol sangat erat kaitannya dengan wilayah perairan, mulai dari pesisir pantai, muara sungai, rawa-rawa, hingga kawasan hutan mangrove yang lebat. Mereka memanfaatkan pohon-pohon tinggi di tepi pantai atau kawasan pasang surut sebagai tempat bertengger strategis untuk memantau situasi sekitar. Kehadiran mereka di area pesisir tidak hanya memperkaya keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi salah satu ciri khas lanskap alam tropis nusantara.

Sebagai burung pemangsa, Elang Bondol memiliki pola makan yang cukup oportunistis dan fleksibel dibandingkan jenis elang lainnya. Mereka dikenal sebagai pemakan bangkai yang handal, namun juga sangat mahir menyambar ikan, kepiting, udang, hingga mamalia atau reptil kecil di permukaan air. Kemampuan terbang meluncur (gliding) yang anggun di atas permukaan air memungkinkan mereka menyambar mangsa dengan cepat menggunakan cakar melengkung yang tajam tanpa harus basah kuyup sepenuhnya.

Dalam siklus reproduksinya, Elang Bondol menunjukkan perilaku sosial yang setia pada pasangan dan wilayah teritorialnya. Mereka biasanya membangun sarang yang cukup besar dari ranting-ranting kayu di puncak pohon tinggi yang sulit dijangkau predator, seperti pohon bakau tua atau pohon kelapa. Betina umumnya menghasilkan dua hingga tiga butir telur yang kemudian dierami secara bergantian, sementara kedua induknya bahu-membahu merawat dan melindungi anak-anaknya hingga mereka mampu terbang mandiri.

Di Indonesia, status burung Elang Bondol memiliki tempat yang sangat istimewa karena pernah dinobatkan sebagai maskot fauna resmi Kota Jakarta. Sayangnya, populasi burung ini di alam liar menghadapi berbagai ancaman serius akibat alih fungsi lahan pesisir, pencemaran lingkungan, serta perburuan liar. Oleh karena itu, pelestarian habitat mangrove dan perlindungan kawasan pesisir menjadi kunci utama agar generasi mendatang masih dapat menyaksikan keagungan Elang Bondol terbang bebas di angkasa. (ebird.org)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....