Terisolasi Dari Lautan Lepas, Derawan Jadi Surga Ubur-ubur
- 30 Apr 2026 17:02 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID,Nunukan - Pulau Derawan dan pulau-pulau di sekitarnya, seperti Kakaban, telah lama dikenal sebagai salah satu habitat paling unik di dunia bagi berbagai spesies ubur-ubur. Keistimewaan ini berpusat pada keberadaan danau air payau purba yang terisolasi dari lautan lepas selama ribuan tahun. Karena isolasi geografis ini, ekosistem di dalamnya berkembang menjadi sebuah laboratorium evolusi alami yang memungkinkan ubur-ubur berkembang biak dalam jumlah jutaan tanpa gangguan dari dunia luar.
Kondisi lingkungan yang bebas dari predator alami menjadi alasan utama mengapa area ini menjadi surga bagi ubur-ubur. Di dalam danau yang terisolasi tersebut, ubur-ubur tidak lagi harus menghadapi ancaman dari ikan pemangsa besar atau kura-kura laut. Ketiadaan ancaman ini secara perlahan mengubah sifat biologis mereka, di mana mereka kehilangan kemampuan menyengat yang mematikan. Hal ini menciptakan fenomena langka di mana manusia dapat berenang dengan aman di tengah kerumunan ubur-ubur tanpa rasa takut.
Ketersediaan makanan yang melimpah dan stabil di perairan tersebut turut mendukung ledakan populasi mereka. Air di danau-danau ini kaya akan alga dan plankton yang merupakan sumber nutrisi utama bagi ubur-ubur. Selain itu, beberapa spesies seperti ubur-ubur emas (Mastigias papua) telah mengembangkan hubungan simbiosis dengan alga mikroskopis yang hidup di dalam jaringan tubuh mereka. Melalui proses fotosintesis, alga tersebut memberikan energi tambahan bagi ubur-ubur, sehingga mereka dapat terus tumbuh subur sepanjang tahun.
Arus air yang tenang di dalam danau-danau sekitar Kepulauan Derawan juga memberikan perlindungan fisik yang ideal bagi makhluk bertubuh lunak ini. Berbeda dengan laut lepas yang memiliki ombak besar dan arus kuat yang dapat merusak struktur tubuh ubur-ubur, perairan danau cenderung statis dan terlindungi oleh vegetasi bakau yang lebat di sekelilingnya. Kondisi ini memungkinkan ubur-ubur untuk melakukan migrasi harian mengikuti arah sinar matahari secara efisien guna membantu proses fotosintesis alga di tubuh mereka.
Terjaganya kelestarian alam di kawasan Kalimantan Timur ini memastikan surga ubur-ubur tersebut tetap bertahan hingga kini. Pemerintah dan masyarakat setempat terus berupaya menjaga keasihan ekosistem dari pencemaran dan aktivitas manusia yang berlebihan. Dengan perpaduan antara isolasi geografis, ketiadaan predator, dan dukungan nutrisi yang stabil, Kepulauan Derawan tetap menjadi salah satu dari sedikit tempat di bumi di mana ubur-ubur dapat mendominasi kolom air secara damai dan menciptakan pemandangan bawah laut yang luar biasa.(indonesiakaya.com)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....