Taubat, Husnudzon, dan Ridha Jadi Pesan Mutiara Pagi Pasca Idulfitri
- 07 Apr 2026 07:41 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID Nunukan : Islam mengajarkan bahwa betapa pun besarnya dosa kita, rahmat dan pengampunan Allah selalu dalam jangkauan. Pentingnya taubat sebagai bentuk kesadaran manusia yang tidak luput dari kesalahan. Ust.Darsan menjelaskan bahwa taubat yang benar adalah taubat nasuha, yakni menyesali perbuatan dosa, berhenti melakukannya, serta berkomitmen untuk tidak mengulanginya. Bahkan, menurutnya, Rasulullah SAW yang telah diampuni dosanya tetap memperbanyak istighfar setiap hari.
Selain taubat, ia juga mengingatkan pentingnya husnuzon atau berbaik sangka, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia. Menurutnya, setiap ujian dalam kehidupan, baik berupa kesenangan maupun kesulitan, merupakan bentuk kasih sayang Allah yang mengandung hikmah. Oleh karena itu, umat Islam diharapkan mampu menyikapi setiap kondisi dengan sikap sabar dan penuh syukur.
Lebih lanjut, Ust Darsan menjelaskan bahwa sikap ridha menjadi kunci ketenangan hati dalam menjalani kehidupan. Ridha berarti menerima segala ketentuan Allah dengan lapang dada, baik yang menyenangkan maupun yang tidak. Sikap ini juga diwujudkan dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, serta menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mempertahankan semangat ibadah yang telah dibangun selama bulan Ramadan. Menurutnya, bulan Syawal harus menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah, bukan justru penurunan. Konsistensi dalam beribadah menjadi salah satu indikator keberhasilan seseorang dalam menjalani Ramadan.
Melalui tausiah ini, pendengar diharapkan dapat mengambil hikmah dan menjadikan konsep THR sebagai pedoman hidup sehari-hari. Tidak hanya dimaknai sebagai tunjangan hari raya, tetapi juga sebagai pengingat untuk senantiasa bertaubat, berbaik sangka, dan rida terhadap ketentuan Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....