Scotoplanes - Tripang yang Terlihat Seperti Babi Kecil
- 31 Mar 2026 18:56 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Scotoplanes, yang lebih dikenal dengan julukan Sea Pig (babi laut), adalah genus teripang laut dalam (holothuroidea) yang mendiami zona abisal samudra. Makhluk unik ini biasanya ditemukan di kedalaman lebih dari 1.000 hingga 6.000 meter, di mana tekanan air sangat menghancurkan dan kegelapan bersifat permanen. Penampilannya yang merah muda, bertubuh gempal, dan memiliki pelengkap menyerupai kaki membuat mereka tampak seperti babi kecil yang sedang berjalan di dasar laut, sebuah pemandangan yang kontras dengan lingkungan sekitarnya yang keras.
Ciri fisik yang paling mencolok dari Scotoplanes adalah tujuh pasang kaki tabung yang membesar. Berbeda dengan teripang pada umumnya yang bergerak menggunakan ribuan kaki tabung kecil, babi laut menggunakan kaki-kaki besar ini untuk "berjalan" secara aktif di atas sedimen lumpur yang halus. Kaki-kaki ini digerakkan oleh tekanan hidrolik internal, memungkinkan mereka untuk berpindah tempat dengan efisiensi tinggi demi mencari sumber makanan di dasar laut yang luas dan jarang nutrisi.
Di bagian atas tubuhnya, babi laut memiliki antena atau papila panjang yang sering disalahpahami sebagai telinga atau kaki tambahan. Struktur ini sebenarnya adalah organ sensorik yang sangat peka terhadap perubahan kimiawi di dalam air. Karena mereka hidup di kegelapan total dan tidak memiliki mata, antena ini berfungsi sebagai "hidung" untuk mendeteksi aroma bahan organik yang membusuk dari jarak jauh, membimbing mereka menuju sumber makanan yang jatuh dari lapisan laut di atasnya.
Makanan utama Scotoplanes terdiri dari "salju laut", yaitu partikel organik seperti bangkai hewan, kotoran, dan detritus yang mengendap di dasar samudra. Mereka menggunakan tentakel di sekitar mulutnya untuk menyaring lumpur dan mengambil partikel nutrisi yang paling kaya. Menariknya, babi laut sering ditemukan dalam kelompok besar yang berjumlah ratusan, semuanya menghadap ke arah arus yang sama untuk menangkap jejak kimiawi dari makanan yang baru jatuh, berperan penting sebagai pembersih ekosistem dasar laut.
Meskipun tampak menggemaskan, babi laut memiliki sistem pertahanan yang unik terhadap predator. Kulit mereka mengandung racun bernama holothurin yang berbahaya bagi banyak hewan laut lainnya. Selain itu, tubuh mereka sangat rapuh dan hampir seluruhnya terdiri dari air; jika diangkat ke permukaan, tubuh mereka akan "mencair" atau hancur karena hilangnya tekanan air yang menopang struktur mereka. Sebagai penghuni salah satu wilayah paling terpencil di Bumi, Scotoplanes adalah bukti luar biasa bagaimana bentuk kehidupan dapat beradaptasi secara spesifik untuk memanfaatkan sumber daya di gurun laut dalam yang gelap. (mbari.org)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....