Chaunax endeavouri, Coffin Fish dengan warna merah muda yang mencolok
- 31 Mar 2026 17:38 WIB
- Nunukan
Chaunax endeavouri, yang lebih dikenal dengan nama Coffin Fish (ikan peti), adalah penghuni laut dalam yang unik dari kelompok sea toads. Ikan ini mendiami zona batipelagik pada kedalaman antara 200 hingga 2.500 meter, terutama di wilayah perairan beriklim sedang seperti lepas pantai timur Australia. Namanya terinspirasi dari bentuk tubuhnya yang cenderung kotak dan kaku saat mati, meskipun di habitat aslinya ia memiliki penampilan yang jauh lebih dinamis dengan warna merah muda atau kemerahan yang mencolok.
Salah satu kemampuan yang paling menakjubkan dari Coffin Fish adalah kemampuannya untuk "menahan napas" di bawah air dalam waktu yang sangat lama. Berdasarkan pengamatan, ikan ini mampu menghisap air dalam jumlah besar ke dalam ruang insangnya yang luas dan menyimpannya di sana tanpa mengeluarkannya selama hampir 4 menit. Perilaku ini menyebabkan tubuhnya membengkak hingga 30% dari ukuran aslinya, yang berguna untuk menghemat energi di lingkungan rendah oksigen serta menakuti predator dengan cara memperbesar tampilan fisiknya secara tiba-tiba.
Sebagai kerabat dekat dari ikan pemancing (anglerfish), spesies ini dilengkapi dengan alat pancing khusus bernama illicium yang terletak di bagian atas kepalanya. Alat ini merupakan modifikasi sirip yang dapat ditarik masuk ke dalam celah di antara kedua matanya untuk perlindungan. Pada ujung illicium terdapat umpan kecil bernama esca yang digerakkan untuk menarik perhatian mangsa seperti krustasea di tengah kegelapan total, sebelum akhirnya disergap dengan bukaan mulut yang cepat.
Keunikan lain dari Coffin Fish terletak pada cara mereka berpindah tempat di dasar samudra yang berlumpur. Mereka memiliki sirip dada dan sirip perut yang kuat serta kaku, yang fungsinya telah beralih menyerupai kaki untuk menyokong berat tubuh. Alih-alih berenang bebas di kolom air, mereka lebih sering terlihat "berjalan" atau merayap dengan hati-hati di atas sedimen dasar laut. Adaptasi ini sangat menguntungkan untuk mengintai mangsa secara senyap tanpa harus membuang energi melawan arus air yang konstan.
Secara morfologi, kulit ikan ini ditutupi oleh duri-duri kecil yang kasar, memberikan tekstur perlindungan yang terasa seperti amplas. Karena habitatnya yang sangat ekstrem dan sulit dijangkau, sebagian besar data mengenai perilaku alami mereka diperoleh melalui penggunaan kendaraan bawah air yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV). Secara keseluruhan, Coffin Fish merupakan contoh sempurna dari spesialisasi evolusi yang memungkinkan makhluk hidup tetap eksis di lingkungan laut dalam yang paling tidak ramah sekalipun. (biogeodb.stri.si.edu)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....