Stauroteuthis Syrtensis Menghabiskan Waktunya Melayang di Kolom Air yang Gelap
- 31 Mar 2026 17:22 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Stauroteuthis syrtensis, yang lebih dikenal sebagai Glowing Sucker Octopus atau gurita penghisap bercahaya, adalah spesies gurita laut dalam yang sangat langka dan menakjubkan. Spesies ini hidup di zona batipelagik pada kedalaman 700 hingga 2.500 meter, terutama di wilayah Samudra Atlantik Utara. Berbeda dengan gurita pada umumnya yang hidup di dasar laut, makhluk ini termasuk dalam kelompok gurita sirkus atau gurita bersirip (cirrate octopods) yang menghabiskan sebagian besar waktunya melayang di kolom air yang gelap gulita.
Hal yang paling revolusioner dari gurita ini adalah modifikasi pada bagian penghisap (sucker) di sepanjang lengannya. Jika gurita lain menggunakan penghisap untuk menempel atau memegang objek, banyak penghisap pada Stauroteuthis syrtensis telah berevolusi menjadi organ penghasil cahaya yang disebut fotofor. Ini adalah satu dari sangat sedikit kasus bioluminesensi yang ditemukan pada ordo gurita, di mana cahaya biru-hijau yang dihasilkan digunakan untuk tujuan yang sangat spesifik di kedalaman laut yang tanpa cahaya.
Fungsi utama dari penghisap yang bercahaya ini diyakini sebagai alat untuk memikat mangsa. Karena mereka hidup di lingkungan yang miskin nutrisi, gurita ini menggunakan cahaya redup dari lengannya untuk menarik perhatian krustasea kecil seperti kopepoda. Saat mangsa mendekati sumber cahaya karena penasaran, gurita akan menjerat mereka menggunakan payung membran yang menghubungkan lengan-lengannya. Strategi ini sangat efisien karena memungkinkan gurita mendapatkan makanan tanpa harus mengeluarkan banyak energi untuk berburu secara aktif.
Secara morfologi, gurita ini memiliki tubuh yang sangat lunak dan kenyal, hampir menyerupai tekstur ubur-ubur. Mereka memiliki dua sirip kecil di bagian kepala yang berfungsi sebagai alat kemudi saat berenang pelan. Lengan-lengannya dihubungkan oleh jaringan kulit yang lebar (webbing), yang dapat dikembangkan menyerupai payung terbuka. Struktur tubuh yang ringan dan elastis ini merupakan adaptasi sempurna untuk menghadapi tekanan air yang sangat tinggi di laut dalam sekaligus menjaga efisiensi pergerakan.
Keberadaan Stauroteuthis syrtensis menjadi pengingat betapa banyaknya rahasia yang masih tersimpan di kedalaman samudra. Penggunaan bioluminesensi pada organ yang seharusnya berfungsi sebagai alat peraba menunjukkan betapa drastisnya evolusi dapat mengubah fungsi anatomi demi kelangsungan hidup. Sebagai salah satu penghuni "zona tengah malam", gurita penghisap bercahaya ini terus menjadi subjek penelitian yang menarik bagi para ahli biologi kelautan untuk memahami interaksi kompleks di ekosistem yang paling sulit dijangkau di Bumi. (ferrebeekeeper.wordpress.com)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....