Atasi Batuk saat Puasa
- 25 Feb 2026 09:21 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Batuk saat puasa merupakan kondisi yang umum dialami oleh banyak orang, terutama saat perubahan cuaca atau alergi. Dengan mengetahui cara mengatasi batuk yang tepat, Anda dapat membantu mengurangi gejala dan menjalani puasa dengan lebih nyaman..
Lantas, bagaimana cara untuk mengurangi batuk saat puasa? Anda dapat mencoba beberapa cara alami seperti minum air hangat, menghisap permen pelega tenggorokan, atau menggunakan humidifier untuk melembapkan udara.
Melansir lifepack.id, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk atasi batuk saat puasa. Diantaranya:
1. Konsumsi air yang cukup setelah berbuka
Salah satu cara terbaik untuk meredakan batuk adalah dengan minum banyak cairan. Cairan tanpa pemanis seperti air mineral memiliki banyak sekali manfaat kesehatan yang salah satunya adalah meredakan batuk.
Konsumsi air yang cukup dapat membantu tenggorokan Anda menjadi lebih lembab pada batuk kering. Sedangkan, konsumsi air juga dapat mengencerkan lendir pada batuk berdahak. Hidung tersumbat juga dapat menjadi lebih lancar dengan kadar air yang cukup di dalam tubuh.
Usahakan untuk minum 8 gelas mulai dari waktu berbuka hingga sahur. Anda bisa menyelingi air mineral dengan minuman panas. Teh atau jahe memiliki kandungan alami yang dapat menenangkan batuk dan rasa iritasi di tenggorokan. Hindari berbuka dengan minuman dingin untuk sementara waktu.
| Baca juga: Bahan Alami untuk Atasi kulit Kepala Gatal |
2. Gunakan air humidifier di ruangan
Sebagian penyebab utama batuk adalah tenggorokan yang kering. Salah satu cara mengatasi batuk saat puasa yang satu ini adalah dengan menjaga kondisi tenggorokan selalu lembab.
Salah satu cara melembabkan tenggorokan yang bisa Anda lakukan di bulan Ramadhan adalah dengan menggunakan air humidifier. Alat ini akan membantu menjaga udara di dalam ruangan agar tetap lembab.
Anda bisa menaruhnya baik di ruang tidur atau di ruang kerja. Air humidifier juga bisa dinyalakan sepanjang hari, khususnya jika Anda tinggal di tempat yang bercuaca panas dan kering.
3. Berkumur dengan air garam
Selain efektif untuk sakit gigi, berkumur dengan air garam juga dapat membantu meredakan sakit tenggorokan serta mengencerkan lendir yang kental. Air garam juga adalah tips atasi batuk saat puasa karena dapat membantu bakteri atau alergen penyebab bakteri.
Masukkan ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur. Untuk hasil maksimal, Anda bisa berkumur hingga 4 kali sehari.
Sebaiknya jangan berkumur terlalu banyak agar air tidak tertelan dengan sengaja.
4. Berhenti merokok dan jauhi paparan asap rokok
Merokok dan asap rokok dapat mengiritasi paru-paru. Akibatnya, tenggorokan Anda akan menjadi lebih kering dan lebih banyak batuk.
Jika Anda tetap merokok di malam hari ketika berbuka, usahakan untuk menghentikan kebiasaan merokok dahulu hingga batuk benar-benar sembuh. Anda bisa mengganti rokok dengan mengonsumsi permen ekspektoran yang dapat membuat tenggorokan lebih tenang dan nyaman.
Gunakan masker berlapis untuk melindungi diri dari paparan berbahaya. Selain itu, masker juga dapat mencegah orang lain agar tertular virus yang menyebabkan batuk. Sebaiknya isolasi mandiri di rumah jika Anda mengalami batuk di tengah pandemi.
5. Tidur dengan dua bantal di malam hari
Batuk berdahak dapat disebabkan oleh adanya lendir yang mengumpul di tenggorokan pada malam hari. Bahkan, batuk berdahak dapat menjadi lebih parah di malam hari. Untuk itu, Anda harus meletakkan kepala lebih tinggi saat berbaring atau tidur.
| Baca juga: Atasi Bersin dengan Cara Ini |
Anda bisa menggunakan dua bantal untuk membuat posisi kepala menjadi lebih tinggi. Dengan begitu dahak tidak akan menggenang tapi akan mengalir.
Selain itu, tidur dengan posisi kepala yang lebih tinggi juga akan meringankan GERD atau asam lambung yang naik. Penderita GERD yang gejalanya sering kambuh dapat mencoba melakukan tips ini.
6. Waspadai makanan dan minuman yang akan dikonsumsi
Setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh akan melewati tenggorokan Anda. Anda harus mengetahui bahwa beberapa makanan dan minuman justru dapat memicu batuk menjadi lebih parah.
7. Istirahat yang cukup
Walaupun kedengarannya sepele, tetapi istirahat yang cukup sangat dibutuhkan jika tubuh sedang berada dalam kondisi kurang sehat. Penyebab batuk seperti virus membutuhkan tubuh dengan imunitas tinggi untuk cepat sembuh. Tetapi tubuh yang kurang istirahat justru akan lebih lemah dan imunitas menurun.
Mengetahui cara mengatasi batuk saat puasa dapat membantu Anda menjalani ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dalam menjaga kesehatan dan menyelesaikan puasa dengan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....