Tantangan Tidur pada Bayi 4–12 bulan
- 18 Feb 2026 10:27 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Hanya Mau Tidur Jika Digendong atau Disusui.Kebiasaan ini muncul karena bayi membentuk asosiasi tidur. Artinya, bayi menghubungkan kondisi atau kebiasaan tertentu sebagai syarat untuk bisa tertidur. Misalnya, jika setiap kali mengantuk bayi selalu digendong atau disusui hingga tertidur, maka otaknya belajar bahwa “untuk bisa tidur, aku harus digendong atau disusui.”
Asosiasi ini bisa jadi sangat kuat karena otak bayi bekerja dengan pola repetisi, yaitu semakin sering kegiatan tersebut dilakukan, semakin melekatlah kebiasaan tersebut. Akibatnya bayi jadi mudah terbangun dan kembali mencari stimulus yang sama (digendong atau disusui) untuk bisa tidur lagi.
| Baca juga: Penyebab Anak Susah Gemuk |
Untuk membantu bayi membentuk asosiasi tidur yang lebih sehat, berikan alternatif lain seperti mandi air hangat, pijat lembut, membaca buku, memutar white noise, nyanyian atau pelukan sebelum dibaringkan di tempat tidur.
Jika bayi beraktifitas terlalu lama maka ia bisa jadi terlalu lelah. Tubuhnya akan memproduksi hormon stres seperti kortisol dan adrenalin untuk tetap terjaga sebagai respon alami.
| Baca juga: Bahan Alami untuk Atasi kulit Kepala Gatal |
Hormon-hormon ini akan membuat bayi menjadi lebih rewel, sulit ditenangkan, dan tidur malamnya lebih pendek serta sering terputus.
Untuk mencegah hal ini, penting memastikan bayi mendapat cukup tidur siang sesuai kebutuhannya. Perhatikan pula wake windows, yaitu rentang waktu bayi dapat terjaga sebelum waktu tidur berikutnya.( Sumber:Kemenkes Ri ).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....