Kick Off SMK Go Global Siapkan Lulusan Bekerja ke Luar Negeri

  • 27 Agt 2026 07:02 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Kick Off SMK Go Global digelar untuk menyiapkan lulusan SMK memasuki pasar kerja luar negeri.
  • Program tersebut menjadi bagian upaya pemerintah menekan angka pengangguran lulusan SMK.
  • Lulusan SMK perlu memiliki kompetensi teknis dan kemampuan bahasa asing sesuai negara tujuan.

RRI.CO.ID, Nunukan - Kick Off SMK Go Global digelar untuk menyiapkan lulusan SMK bekerja di luar negeri. Kegiatan tersebut menjadi bagian upaya pemerintah menekan angka pengangguran lulusan sekolah menengah kejuruan.

Program SMK Go Global diarahkan untuk memperkuat kesiapan lulusan memasuki pasar kerja internasional. Lulusan SMK dipersiapkan agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pekerjaan di negara penempatan. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Kelembagaan dan Kerjasama BP3MI Kalimantan Utara, Usman Affan, Kamis (27/8/2026).

"Programnya Pak Presiden kita, Pak Prabowo Subianto, dalam rangka pemerintah untuk menekan angka pengangguran. Terutamanya bagi anak-anak kita lulusan sekolah menengah kejuruan SMK. Karena mereka sebenarnya SMK ini orientasinya sebenarnya untuk bekerja." ujarnya.

Usman mengatakan, lulusan SMK perlu meningkatkan bekal selama menempuh pendidikan. Menurutnya, kesiapan bekerja di luar negeri membutuhkan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

"Yang jadi masalah sekarang, bekal mereka di sekolah itu perlu ditingkatkan. Makanya kita ada program SMK Global. Artinya kita bekerja di luar negeri, anak-anak kita bekerja di luar negeri, siapapun itu, memiliki kemampuan ada dua yang harus dimiliki." katanya.

Dua kemampuan tersebut mencakup kompetensi teknis dan kemampuan bahasa asing. Kompetensi teknis disesuaikan dengan sektor pekerjaan yang tersedia di negara tujuan.

"Yang pertama kemampuan kompetensi teknis. Apakah itu sektor kesehatan, apakah itu sektor manufaktur, apakah itu sektor hospitaliti, perikanan, pertanian dan sebagainya. Nah yang kedua mereka juga harus memiliki kompetensi bahasa asing. Sesuai negara penempatan dan sesuai negara tujuannya untuk bekerja." ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....