Sebanyak 21.677 Warga Alami Hipertensi, Dinkes Nunukan Tetapkan Prioritas
- 24 Jul 2026 06:21 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Hipertensi di Nunukan menjadi masalah kesehatan prioritas dengan total 21.677 penderita.
- Dinas Kesehatan menilai upaya pencegahan berhasil menekan kasus hingga tidak banyak terjadi komplikasi.
- Penanganan difokuskan pada pengendalian faktor risiko dan pasien yang belum terkontrol.
RRI.CO.ID, Nunukan - Hipertensi menjadi masalah kesehatan prioritas di Kabupaten Nunukan. Kondisi tersebut disampaikan Dinas Kesehatan menyusul tingginya jumlah penderita yang tercatat.
Data Dinas Kesehatan Tahun 2025 mengungkap total penderita hipertensi di Kabupaten Nunukan mencapai 21.677 orang. Angka tersebut menjadi dasar penguatan langkah pencegahan dan pengendalian penyakit. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan, Miskia, Jumat (24/07/2026).
"Kita sudah masuk kategori prioritas. Kalau dibilang darurat, nggak juga," katanya.
Meski jumlah penderita tinggi, pemerintah daerah belum menetapkan kondisi tersebut sebagai situasi darurat kesehatan. Fokus penanganan diarahkan pada pencegahan agar kasus tidak berkembang menjadi komplikasi.
Dinas Kesehatan terus melakukan upaya pengendalian melalui layanan kesehatan dan pemantauan rutin. Penanganan juga difokuskan kepada pasien yang belum mampu mengendalikan tekanan darahnya.
"Tapi prioritas yang memang betul kita harus fokus perhatikan untuk melakukan pencegahan. Karena selama ini memang sudah kita lakukan sehingga tidak ada yang sampai terjadi komplikasi," ujarnya.
Sebagian besar penderita masih dapat dikendalikan melalui upaya pencegahan dan pengobatan. Dinas Kesehatan tetap memantau pasien berisiko agar tidak mengalami komplikasi.
"Memang ada satu dua yang itu memang yang sudah tidak terkontrol, yang sudah lama," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....