Orang Tua Murid Sambut Baik Program Makan Bergizi Gratis

  • 28 Apr 2026 21:48 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya disambut baik oleh siswa, tetapi juga oleh para orang tua murid di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Salah satunya adalah Ibu Suryati, yang mengaku sangat bersyukur anaknya bisa mendapatkan manfaat dari program tersebut. Menurutnya, MBG sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anaknya sehari-hari.

“Saya sangat senang, karena anak saya sekarang bisa makan bergizi di sekolah,” kata Suryati saat ditemui di lokasi kegiatan, Selasa (28/4/2026).

Ia menyebut, program ini juga meringankan beban ekonomi keluarga, terutama dalam hal penyediaan makanan sehat.

Sebagai orang tua, ia merasa lebih tenang karena anaknya mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

“Kadang kami terbatas, tapi dengan adanya program ini, anak-anak tetap bisa makan sehat,” ujarnya.

Suryati berharap program MBG dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, manfaat yang dirasakan tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk semangat belajar anak. Ia melihat perubahan positif pada anaknya sejak mengikuti program tersebut.

“Anak saya jadi lebih semangat ke sekolah dan lebih aktif belajar,” tambahnya.

Program MBG juga dinilai membantu meningkatkan kedisiplinan siswa. Para siswa kini lebih teratur dalam waktu makan dan kegiatan belajar.

Selain itu, interaksi sosial antar siswa juga semakin baik melalui kegiatan makan bersama. Pihak sekolah menyebut, dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.

Kepala sekolah setempat mengatakan bahwa respon masyarakat sangat positif.

“Orang tua sangat mendukung, bahkan berharap program ini terus dilanjutkan,” ujarnya.

Ia juga menilai MBG menjadi solusi nyata dalam mengatasi masalah gizi di kalangan pelajar.

Program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas. Pemerintah pun diminta untuk terus memperluas jangkauan program ini. Dengan dukungan semua pihak, MBG diyakini dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

Bagi Ibu Suryati, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi harapan untuk masa depan anaknya. Ia berharap anak-anak di seluruh wilayah perbatasan juga bisa merasakan manfaat yang sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....